Penambahan Modal Perusahaan Djasa Ubersakti Tbk

PT Djasa Ubersakti Tbk. (PTDU) mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,20 miliar saham baru. Hal ini diumumkan melalui keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (24/12/2025). Perseroan menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp50 per saham. Dengan demikian, perusahaan berpotensi memperoleh tambahan dana sekitar Rp160 miliar.

Dana yang diperoleh dari penerbitan saham ini akan digunakan untuk mengurangi sebagian kewajiban pembayaran perseroan dan memperkuat modal kerja. Sejumlah dana tersebut akan dialokasikan sebagai berikut:

  • Rp40 miliar untuk pelunasan utang
    • Sebesar Rp10 miliar akan digunakan untuk membayar kredit kepada PT BPD Kaltim Kaltara.
    • Sisa pokok pinjaman PTDU kepada bank tersebut tercatat sebesar Rp70,05 miliar.
    • Pelunasan sebagian utang direncanakan berlangsung pada kuartal I hingga kuartal II 2026.
  • Rp30 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian kewajiban kepada pihak ketiga yang seluruhnya telah jatuh tempo.
    • Realisasi pembayaran dijadwalkan sepanjang 2026.
  • Rp120 miliar akan dialokasikan sebagai tambahan modal kerja guna memperbaiki posisi likuiditas dan mendukung aktivitas operasional perusahaan.

Perubahan Komposisi Kepemilikan Saham

Aksi korporasi ini juga berdampak pada komposisi kepemilikan. Pengendali PTDU bergeser dari PT Teknindo Geosistem Unggul ke PT Penajam Makmur Jaya, yang akan menyerap seluruh saham baru sebanyak 3,20 miliar saham sehingga kepemilikannya menjadi 68,09 persen.

Manajemen memperkirakan tambahan modal tersebut bakal memperkuat ekuitas perusahaan. Posisi ekuitas yang sebelumnya negatif sebesar Rp7,75 miliar per 30 September 2025 diproyeksikan membaik menjadi Rp152,24 miliar setelah pelaksanaan PMTHMETD.

Perbaikan Rasio Keuangan

Dengan peningkatan ekuitas itu, rasio kewajiban terhadap ekuitas (DER) diperkirakan berbalik dari -16,74 kali menjadi 0,62 kali. Sementara rasio total kewajiban terhadap total aset (DTA) menurun dari 106,35 persen menjadi 38,36 persen.

“Selain itu, pengurangan utang dan peningkatan modal ini juga memungkinkan perseroan untuk mengoptimalkan kinerja operasional dan mencapai target pertumbuhan jangka panjang,” tulis manajemen.

Kesimpulan

Penambahan modal yang dilakukan oleh PT Djasa Ubersakti Tbk. merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan. Dengan alokasi dana yang jelas dan perubahan komposisi kepemilikan saham, perusahaan berupaya meningkatkan stabilitas dan kinerja operasional. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi para pemangku kepentingan dan menjaga kelangsungan bisnis perusahaan di masa depan.