Pemeriksaan Kemanan di Gereja-Gereja Kulon Progo Jelang Natal dan Tahun Baru

Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY bekerja sama dengan Polres Kulon Progo melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kabupaten Kulon Progo. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memastikan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Sterilisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama rangkaian ibadah Natal dan malam pergantian tahun. Tim Gegana Polda DIY melakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan peralatan khusus seperti metal detector dan mirror detector. Alat-alat ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan benda berbahaya atau mencurigakan di dalam maupun di sekitar gereja.

Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari pintu masuk, ruang ibadah, gudang, hingga area luar gereja. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua area yang digunakan oleh jemaat dalam ibadah aman dan bebas dari ancaman.

Panit Den Gegana Polda DIY, Ipda Muji Sukamto, menjelaskan bahwa sterilisasi dilakukan di gereja-gereja yang tersebar di empat kapanewon di wilayah Kulon Progo. “Setidaknya ada empat kapanewon yang menjadi sasaran sterilisasi, yaitu Kapanewon Sentolo, Wates, Nanggulan, dan Kalibawang,” ujarnya pada Selasa (23/12/2025).

Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan sterilisasi, Tim Gegana telah berkoordinasi dengan Polres Kulon Progo untuk menentukan lokasi gereja yang menjadi prioritas pengamanan. “Peralatan yang kami gunakan antara lain mirror detector dan metal detector untuk mendeteksi adanya benda mencurigakan maupun berbahaya di dalam gedung gereja,” jelasnya.

Setelah rangkaian sterilisasi selesai dilaksanakan, tim memastikan tidak ditemukan benda-benda mencurigakan. Seluruh gereja yang diperiksa dinyatakan bersih, steril, dan aman untuk digunakan dalam pelaksanaan ibadah Misa Natal.

Sementara itu, Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan bahwa hasil sterilisasi menunjukkan seluruh gereja dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk pelaksanaan ibadah Natal. “Meski dinyatakan aman, pengamanan tetap akan kami lakukan secara intensif selama ibadah berlangsung,” tegasnya.

Iptu Sarjoko juga menambahkan bahwa Polres Kulon Progo akan menempatkan personel pengamanan gabungan dari Polri, TNI, serta stakeholder terkait di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Misa Natal.

Langkah-Langkah Pengamanan yang Dilakukan

  • Pemeriksaan menyeluruh: Tim Gegana melakukan pemeriksaan di berbagai area gereja, termasuk pintu masuk, ruang ibadah, gudang, dan area luar.
  • Penggunaan alat deteksi: Alat seperti metal detector dan mirror detector digunakan untuk mendeteksi benda berbahaya atau mencurigakan.
  • Koordinasi dengan pihak terkait: Sebelum sterilisasi, Tim Gegana berkoordinasi dengan Polres Kulon Progo untuk menentukan lokasi yang menjadi prioritas.
  • Pengamanan intensif: Meskipun tidak ditemukan benda mencurigakan, pengamanan tetap dilakukan secara intensif selama ibadah berlangsung.
  • Personel gabungan: Personel dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait ditempatkan di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Misa Natal.