JAKARTA – Aktris ternama Dian Sastrowardoyo kembali berbagi pengalaman hidupnya yang penuh makna, terutama tentang nilai-nilai yang diajarkan oleh sang ibu. Wejangan tersebut tidak hanya menjadi panduan hidup bagi Dian, tetapi juga diwariskan kepada kedua anaknya.

Wejangan itu sangat sederhana namun penuh makna. “Kamu itu indah, dan bagus, dan sempurna sebagaimana kamu apa adanya,” ujar Dian saat ditemui belum lama ini. Ia menambahkan, “Selalu percaya bahwa kamu itu jauh lebih kuat daripada yang kamu pikir. Kamu itu jauh lebih pintar daripada yang kamu pikir. Kamu itu jauh lebih baik daripada yang kamu pikir.”

Wejangan ini menjadi prinsip hidup yang selalu ia pegang teguh. Bahkan, Dian kini berusaha meneruskannya kepada dua putrinya. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi dasar dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Semoga mereka benar-benar tumbuh menjadi orang yang baik dan peka terhadap masyarakat sekitar,” harapnya.

Dalam momentum peringatan Hari Ibu, Dian juga berbagi cerita tentang perubahan dirinya dalam melihat anak-anak. Ia mengaku sebelum menjadi ibu, ia tidak terlalu menyukai anak kecil. “Saya enggak tahu kalau saya bisa keibuan sebelum punya anak. Dulu saya enggak terlalu suka anak kecil. Tapi giliran punya anak, ternyata bisa,” kenang Dian.

Perubahan ini membuktikan bahwa menjadi seorang ibu bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi juga membutuhkan proses belajar dan pengalaman. Dian mengakui bahwa pengalaman sebagai ibu memberinya wawasan baru tentang pentingnya cinta, kasih sayang, dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan.

Selain berbagi kisah personal, Dian juga tengah bersiap untuk menjajal peran baru dalam film terbarunya yang berjudul Esok Tanpa Ibu atau Mothernet. Film ini akan menjadi salah satu proyek terbaru yang menampilkan kemampuan akting Dian dalam memainkan karakter seorang ibu.

Dalam film tersebut, Dian akan beradu akting dengan aktor ternama seperti Ali Fikry, Ringgo Agus Rahman, dan Nurra Datau. Penonton akan disajikan kisah yang penuh emosi dan menggambarkan perjuangan seorang ibu dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Film Esok Tanpa Ibu rencananya akan tayang di bioskop pada 22 Januari 2026. Dian berharap film ini dapat menginspirasi penonton, terutama para ibu, untuk lebih memahami arti cinta dan tanggung jawab dalam keluarga.

Sebagai seorang ibu, Dian juga ingin memberikan contoh nyata bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi lebih baik, asalkan memiliki keyakinan dan semangat untuk berkembang. Wejangan dari ibunya kini menjadi fondasi utama dalam hidupnya, dan ia berharap nilai-nilai itu juga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.