Pemantauan Langsung Proyek Infrastruktur Jalan oleh Bupati Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa proses pelaksanaan hingga hasil akhirnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati fasilitas umum yang nyaman dan berkualitas.

Pengecekan tersebut dilakukan di beberapa lokasi proyek perbaikan jalan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Bupati Garut menegaskan bahwa pengawasan langsung sangat penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditentukan.

“Kami melakukan pengecekan ingin memastikan pekerjaan berjalan dengan baik,” kata Syakur Amin disela kegiatan pengecekan, Sabtu, 20 Desember 2025 malam.

Ruas Jalan yang Diperbaiki

Ia menjelaskan, sejumlah ruas jalan yang sedang diperbaiki antara lain Jalan Margawati–Garut Kota serta Jalan Aruji Kartawinata di Kecamatan Tarogong Kidul. Kedua ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang banyak digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, pengecekan tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga saat proses pengerjaan berlangsung pada malam hari. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap optimal dan hasilnya memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

Selain itu, Syakur menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya juga telah melakukan peninjauan terhadap proyek perbaikan Jalan Prof KH Anwar Musaddad di Kecamatan Tarogong Kaler. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung penting menuju Jalan Raya Hasan Arif di Kecamatan Banyuresmi.

Standar Kualitas Jalan yang Diterapkan

Peninjauan proyek perbaikan jalan itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pekerjaan dilakukan sesuai standar dengan kualitas tinggi. Hal tersebut juga menjadi jawaban atas berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Jalan ini memiliki kualitas standar nasional sehingga jalannya ini tebalnya di bawah ini 10 senti, atasnya ini 30 senti, sehingga total semuanya adalah 40 senti,” katanya.

Kolaborasi dalam Pembangunan Infrastruktur

Syakur menambahkan, perbaikan jalan di Kabupaten Garut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan peran aktif Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut. Selain itu, dukungan dari anggota DPR RI turut membantu melalui alokasi bantuan anggaran dari pemerintah pusat.

Menurutnya, proyek pembangunan jalan yang mendapatkan dukungan anggaran pusat tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan seperti Tarogong Kaler. Pemerintah daerah saat ini juga menyiapkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan Garut, salah satunya Kecamatan Banjarwangi, guna mendukung kelancaran mobilisasi barang dan manusia.

Harapan Masa Depan

Ia berharap jalan-jalan yang dibangun maupun diperbaiki di Kabupaten Garut memiliki kualitas yang kuat dan tahan lama. Dengan demikian, pemerintah tidak perlu setiap tahun memperbaiki ruas jalan yang sama dan dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di wilayah lainnya.

“Kita berharap jalan ini akan bisa awet dan kuat, tahan lama, dan juga nyaman buat masyarakat,” ucap Syakur.