Literasi sebagai Jalan Pemulihan Trauma di Tengah Bencana Banjir
Di tengah bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga menjadi jalan pemulihan trauma, terutama bagi anak-anak. Komitmen ini ditegaskan melalui kegiatan Panggung Solidaritas Forum TBM: Senandung Doa untuk Sumatera yang digelar secara daring, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan tersebut menjadi respons kolektif pegiat literasi dari berbagai daerah atas dampak banjir yang tidak hanya merusak rumah dan fasilitas publik, tetapi juga menghantam ruang-ruang belajar masyarakat. Sejumlah TBM di wilayah terdampak dilaporkan rusak berat, bahkan ada yang hilang tersapu arus, beserta koleksi buku dan sarana belajarnya.
Dalam pengantar kegiatan, Forum TBM menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami tekanan psikologis pasca-bencana. Kehilangan rumah, lingkungan bermain, hingga ruang baca membuat mereka membutuhkan pendampingan khusus agar kembali merasa aman. Di titik inilah literasi dipandang sebagai medium yang relevan dan manusiawi untuk proses pemulihan.
Hingga 21 Desember 2025, donasi solidaritas yang dihimpun Forum TBM mencapai Rp5.616.242. Dana tersebut akan disalurkan ke tiga wilayah terdampak Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara dengan fokus awal pada dukungan psikososial berbasis literasi, terutama bagi anak-anak di pengungsian.
Bentuk dukungan yang dirancang meliputi:
* kegiatan reading healing melalui membaca nyaring cerita-cerita yang menenangkan,
* story sharing agar anak-anak dapat menuturkan pengalaman dan perasaan mereka,
* aktivitas menulis dan menggambar sebagai sarana mengekspresikan emosi.
Selain itu, Forum TBM juga menyiapkan sudut baca darurat dan permainan literasi untuk membantu mengurangi ketegangan di posko pengungsian.
“Buku, cerita, dan aktivitas literasi bisa menjadi jembatan bagi anak-anak untuk kembali tersenyum dan merasa aman,” demikian salah satu pesan utama yang mengemuka dalam rangkaian Panggung Solidaritas.
Kegiatan ini juga diisi dengan pertunjukan seni dan refleksi, seperti estafet puisi dari berbagai wilayah Indonesia, penampilan Wayang Kali dengan lakon “Lele Gugat”, serta renungan dan doa lintas agama. Format ini dipilih untuk menghadirkan suasana penguatan batin, baik bagi warga terdampak maupun para pegiat literasi yang selama ini bekerja dalam keterbatasan.
Forum TBM menegaskan bahwa penggalangan donasi tidak berhenti pada tahap awal ini. Ke depan, akan dibuka gelombang lanjutan dengan fokus pada pemulihan TBM, mulai dari perbaikan ruang baca yang rusak, dukungan bagi TBM yang hilang, hingga pengadaan buku pengganti agar aktivitas literasi dapat kembali berjalan di wilayah terdampak.
Melalui Panggung Solidaritas, Forum TBM ingin menunjukkan bahwa di tengah bencana, literasi tetap bisa hadir sebagai ruang penguatan, penyembuhan, dan harapan menjaga agar semangat belajar anak-anak tidak ikut hanyut bersama banjir.
Peran Literasi dalam Proses Pemulihan
Literasi memiliki peran penting dalam proses pemulihan trauma, terutama bagi anak-anak yang terkena dampak bencana. Dengan membaca, menulis, dan berbagi cerita, anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka dan mencari rasa aman. Aktivitas literasi juga membantu membangun kembali lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan mental dan emosional mereka.
Beberapa bentuk aktivitas yang telah dilakukan oleh Forum TBM antara lain:
* Membaca cerita yang menenangkan untuk membantu anak-anak merasa lebih tenang.
* Mengadakan sesi story sharing agar anak-anak dapat berbicara tentang pengalaman mereka.
* Menyediakan sudut baca darurat dan permainan literasi di posko pengungsian.
Aktivitas ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Dengan adanya program seperti ini, anak-anak dapat kembali merasa aman dan bersemangat untuk belajar.
Donasi dan Kepedulian Masyarakat
Donasi yang dikumpulkan oleh Forum TBM mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap korban bencana. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung pemulihan TBM di wilayah terdampak. Dana tersebut akan dialokasikan untuk perbaikan ruang baca yang rusak, dukungan bagi TBM yang hilang, dan pengadaan buku pengganti agar aktivitas literasi dapat kembali berjalan.
Forum TBM juga berkomitmen untuk terus menggalang donasi melalui gelombang lanjutan. Tujuan dari penggalangan dana ini adalah untuk memastikan bahwa semua TBM dapat bangkit kembali dan terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi di masyarakat.
Kegiatan Panggung Solidaritas
Panggung Solidaritas Forum TBM merupakan wujud komitmen dan kepedulian terhadap korban bencana. Acara ini tidak hanya memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan. Dengan adanya pertunjukan seni dan refleksi, acara ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.
Beberapa aktivitas yang dilakukan dalam acara ini antara lain:
* Estafet puisi dari berbagai wilayah Indonesia.
* Penampilan Wayang Kali dengan lakon “Lele Gugat”.
* Renungan dan doa lintas agama.
Acara ini diharapkan dapat memberikan kekuatan batin bagi warga terdampak dan para pegiat literasi yang bekerja dalam kondisi yang kurang ideal.

Tinggalkan Balasan