Taylor Swift Mengungkap Kehidupan Pribadi dalam Dokumenter End of an Era

Taylor Swift, penyanyi ternama asal Amerika Serikat, secara terbuka membicarakan pengalaman pahit dalam hubungan cintanya dengan Joe Alwyn dan Matty Healy dalam serial dokumenter End of an Era. Dalam episode terbaru, ia mengungkapkan bahwa selama tur The Eras Tour pada 2023, dirinya mengalami dua kali perpisahan besar.

“Saya mengalami dua kali putus cinta di paruh pertama tur ini, dan itu sebenarnya jumlah yang banyak,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa tur tersebut menjadi sumber semangat dan tujuan hidupnya, membantunya tetap bangkit meski sedang menghadapi masa sulit.

“Tur ini memberi saya alasan untuk bangun dari tempat tidur di tengah semua kekacauan yang sedang terjadi,” katanya. Swift juga melontarkan pernyataan tajam mengenai pengalaman pribadinya. “Pria bisa mengecewakanmu. The Eras Tour tidak akan pernah,” ucapnya.

Album Baru yang Terinspirasi dari Pengalaman Pahit

Pengalaman pahit tersebut menjadi latar belakang lahirnya album The Tortured Poets Department yang dirilis pada 2024. Menurut Taylor Swift, album ini merekam fase hidup yang sangat berat baginya.

Ia diketahui menjalin hubungan dengan aktor Inggris Joe Alwyn selama enam tahun sebelum berpisah pada awal 2023. Setelah itu, ia sempat berpacaran singkat dengan vokalis band The 1975, Matty Healy. Kisah cinta dan perpisahan tersebut menginspirasi beberapa lagu dalam album terbarunya, termasuk I Can Do It With a Broken Heart, yang menggambarkan kemampuannya tetap tampil di hadapan ribuan penonton meskipun hatinya sedang terluka.

Beberapa bulan setelah itu, Taylor Swift mulai menjalin hubungan dengan bintang American football, Travis Kelce. Hubungan mereka berawal setelah Kelce mengungkap di podcast New Heights bahwa ia sempat mencoba memberikan gelang persahabatan berisi nomor teleponnya kepada Taylor Swift saat konser The Eras Tour.

Keduanya resmi bertunangan pada Agustus tahun ini. Dalam dokumenter tersebut, ibu Taylor Swift, Andrea Swift, mengungkapkan bahwa dirinya berperan mendorong sang putri untuk membuka diri terhadap Kelce.

“Gesturnya terasa sangat tulus,” kata Andrea. “Saya pikir itu hal termanis di dunia, dia datang ke konsermu dan membawa sesuatu dari duniamu. Saya menyukainya.”

Kenangan tentang Momen Penting

Taylor Swift pun mengenang momen tersebut. “Kamu meneleponku dengan nada, ‘Hei, aku tahu kamu mungkin tidak akan bereaksi baik, tapi ada seorang pria,’” ujarnya menirukan sang ibu. “Kamu bilang kurang lebih, ‘Kamu harus mulai melakukan sesuatu yang berbeda.’”

Dua episode terakhir serial End of an Era dijadwalkan tayang di Disney+ pada 23 Desember mendatang. Dengan cerita yang penuh makna dan emosi, dokumenter ini memberikan wawasan mendalam tentang perjalanan hidup dan karier Taylor Swift.