Kambang Iwak Jadi Pusat Seni dan Budaya di Tengah Festival 2025
Kawasan ikonik Kambang Iwak kini berubah menjadi pusat seni, budaya, dan rekreasi yang menarik perhatian masyarakat. Acara ini dikenal sebagai Kambang Iwak Festival (Fest) Tahun 2025, yang resmi dibuka pada Jumat, 12 Desember 2025, dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 14 Desember 2025. Tujuan utamanya adalah melestarikan budaya Palembang sekaligus menarik wisatawan untuk berkunjung.
Irman, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, menjelaskan bahwa tema utama dari festival ini adalah “Alam Lestari, Wisata Berseri”. Pemilihan lokasi Kambang Iwak sebagai pusat acara tidak terlepas dari fungsi taman kota ini sebagai paru-paru kota dan tempat interaksi sosial masyarakat.
“Tujuan utamanya adalah melestarikan dan memperkenalkan budaya khas Palembang dan Sumatera Selatan, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelangsungan ekosistem di Kambang Iwak,” ujar Irman.
Rangkaian Kegiatan yang Menarik
Festival tiga hari ini menyajikan berbagai kegiatan yang sangat beragam dan menarik. Berikut beberapa aktivitas yang bisa dinikmati oleh pengunjung:
-
Seni dan Budaya:
Pengunjung dapat menyaksikan lomba Hadroh dan Lomba Rebana yang diikuti oleh 27 grup, serta Lomba Tari Kreasi Sumsel yang diikuti oleh 18 sanggar. Selain itu, ada juga Pentas Seni Sanggar Tari bertajuk Asal Mulo Lumban Bidar. -
Kompetisi Kreatif:
Ada lomba mewarnai untuk anak TK dan SD, Kompetisi Stand-up Comedy dengan 22 peserta, Jogging Best Custom Competition, dan Kambang Iwak Fashion Carnival yang diikuti lebih dari 75 peserta.
Selain kompetisi, pengunjung juga bisa menikmati berbagai hiburan dan edukasi seperti Walking Tour Heritage, penampilan musisi lokal, Pertunjukan Lighting Show dan Dancing Fountain Harmony di Kambang Iwak, serta Gerai Kuliner Nusantara yang menyediakan berbagai makanan khas daerah.
Aktivitas Lingkungan dan Sosial
Di samping kegiatan hiburan dan seni, festival ini juga menyisipkan aktivitas yang bersifat lingkungan dan sosial. Salah satunya adalah pembagian bibit pohon kepada warga untuk mengampanyekan Urban Farming. Selain itu, terdapat penggalangan dana oleh pelaku ekonomi kreatif yang hasilnya akan disumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Penyelenggaraan Kambang Iwak Fest 2025 didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, Bank Sumsel Babel, PT Bukit Asam, PT Pusri, PDAM Tirta Musi, OJK Sumbagsel, hingga sejumlah hotel terkemuka.
“Kami berharap melalui event Kambang Iwak Fest ini dapat memberikan hiburan, dampak sosial ekonomi yang positif, melestarikan seni budaya, dan memberikan ruang ekspresi bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif,” tutup Irman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

Tinggalkan Balasan