Kemenangan Dramatis AC Milan di Markas Torino
Pertandingan antara AC Milan dan Torino dalam pekan ke-14 Serie A Liga Italia 2025-2026 berlangsung dengan dinamika yang sangat menarik. Bermain di Stadion Olimpico Grande Torino, AC Milan berhasil melakukan remontada atau comeback setelah sempat tertinggal 2-0 dari tuan rumah Torino.
Torino memimpin sejak menit ke-10 lewat penalti Nikola Vlasic dan mencetak gol kedua pada menit ke-17 melalui Duvan Zapata. Namun, permainan AC Milan mulai membaik setelah Adrien Rabiot mencetak gol jarak jauh dari 30 meter pada menit ke-24, yang menjadi awal dari comeback mereka.
Di babak kedua, kemenangan AC Milan semakin nyata berkat dua gol yang dicetak oleh Christian Pulisic, yang masuk dari bangku cadangan. Gol pertama Pulisic tercipta pada menit ke-67, sedangkan gol kedua terjadi pada menit ke-77. Kemenangan ini membawa AC Milan ke puncak klasemen Serie A 2025-2026 dengan 31 poin, sama dengan Napoli, tetapi unggul selisih gol.
Statistik Pertandingan
Menurut data resmi dari legaseriea.it, AC Milan tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen. Mereka melepaskan 16 tembakan ke arah gawang Torino, di mana 6 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Torino hanya melepaskan 8 tembakan dengan 4 yang mengarah ke gawang.
Peran Marco Landucci dalam Kemenangan
Asisten pelatih Max Allegri, Marco Landucci, memberikan komentar mengenai rekor sempurnanya di bangku cadangan. Ia bercanda bahwa tim ini pantang menyerah. “Tim ini pantang menyerah,” ujarnya.
Landucci harus duduk di bangku cadangan karena larangan bermain di pinggir lapangan setelah perbedaan pendapat dengan staf dan wasit Lazio pekan lalu. Meskipun demikian, ia telah memenangkan empat pertandingannya sebagai asisten pelatih musim ini.
“Saya mempertaruhkan rekor saya malam ini,” canda Landucci kepada Sky Sport Italia. “Senang pelatih ada di sini, karena saya agak muak.”
Perubahan Strategi di Babak Kedua
Setelah kalah 2-0 di babak pertama, AC Milan mengubah strategi untuk memperbaiki performa. Gol Rabiot memberi keyakinan kepada pemain, dan penggunaan Christopher Nkunku sebagai penyerang tengah serta adanya Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek di belakang membuat tim lebih seimbang.
“Kami memiliki Christopher Nkunku sebagai penyerang tengah, dengan Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek di belakangnya, jauh lebih seimbang, menyerang, mengalirkan bola dengan lebih baik, dan membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan yang sangat penting,” ujar Landucci.
Kinerja Christian Pulisic
Christian Pulisic juga menjadi bintang dalam pertandingan ini. Meskipun baru masuk dari bangku cadangan, ia langsung mencetak dua gol yang memastikan kemenangan AC Milan. Pulisic bahkan belum masuk skuad hingga sore hari karena demam tinggi, tetapi ia tetap mencetak gol penting.
“Pulisic adalah pemain hebat, Anda bisa melihat dia sangat tenang di ruang ganti, tetapi di lapangan dia memiliki tekad yang kuat, dia ingin mencetak gol dan dia mematikan di posisi tersebut,” tambah Landucci.
Performa Ruben Loftus-Cheek
Allegri sebelumnya menyebut bahwa Loftus-Cheek memiliki potensi lebih besar daripada yang disadarinya. Landucci sepakat dengan pendapat itu dan menyatakan bahwa penampilan Loftus-Cheek malam ini luar biasa.
“Saya setuju, penampilan hari ini luar biasa, dia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemain hebat. Dia terhambat cedera, tetapi dia memiliki teknik, kekuatan, dan semua yang dibutuhkan, dan saya pikir dia membuktikannya malam ini, terutama di babak kedua,” katanya.
Masuknya Samuele Ricci
Samuele Ricci juga turut berkontribusi dalam kemenangan AC Milan. Ia masuk dari bangku cadangan melawan mantan klubnya dan langsung menunjukkan kemampuannya. “Dia belum banyak bermain di awal musim ini, tetapi selalu bekerja keras dengan senyum di wajahnya, dia tampil ketika dibutuhkan,” ujar Landucci.
Kabar Buruk untuk Rafael Leao
Meski kemenangan diraih, AC Milan mendapat kabar buruk karena Rafael Leao harus keluar lapangan setelah melakukan tembakan di babak pertama. Ia tertatih-tatih sambil memegangi otot adduktor di bagian atas kakinya.
“Leao akan menjalani tes besok, ia merasakan nyeri di otot adduktor dan kami harap tidak ada yang serius, tetapi kami baru bisa mengetahuinya besok pagi.”
Hasil Akhir Pertandingan
AC Milan berhasil mengalahkan Torino dengan skor 3-2. Berikut daftar pemain yang turun dalam pertandingan:
Susunan Pemain
Torino [3-5-2]:
81-Franco Israel ; 61-Adrien Tameze (5-Adam Masina 78′), 13-Guillermo Maripán, 23-Saúl Coco ; 16-Marcus Pedersen (26-Cyril Ngonge 84′), 14-Tino Anjorin (22-Cesare Casadei 59′), 32-Kristjan Asllani, 10-Nikola Vlašić, 20-Valentino Lazaro (25-Niels Nkounkou 84′); 19-Che Adams (7-Zakaria Aboukhlal 84′), 91-Duvan Zapata
Pelatih: Marco Baroni
AC Milan [3-5-2]:
16-Mike Maignan ; 31-Strahinja Pavlović, 46-Matteo Gabbia, 23-Fikayo Tomori ; 33-Davide Bartesaghi (11-Christian Pulisic 66′), 12-Adrien Rabiot, 14-Luka Modrić, 8-Ruben Loftus-Cheek, 56-Alexis Saelemaekers (2-Pervis Estupiñán 88′); 10-Rafael Leão (4-Samuele Ricci 31′), 18-Christopher Nkunku
Pelatih: Marco Landucci (Asisten)

Tinggalkan Balasan