Bupati Bandung Turun Tangan dalam Proses Pencarian Korban Longsor

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, langsung turun tangan memimpin proses pencarian dan evakuasi tiga warga yang dilaporkan tertimbun longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pada Jumat (5/12) sore.

Menurut informasi yang diperoleh, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB. Tim BPBD langsung merespons dari Posko Baleendah, namun evakuasi tidak dapat dilakukan karena minimnya penerangan dan kondisi tanah yang sangat labil.

Tiga warga yang masih dicari adalah Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10). Dua di antaranya diperkirakan tertimbun di area rumah, sementara satu korban diduga berada di dekat bantaran sungai.

Dadang mengatakan bahwa terdapat dua titik pencarian dan kondisi tanah yang sangat labil membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati. Ia juga mengimbau warga di sekitar lokasi untuk mengungsi ke tempat aman atau tinggal sementara di rumah kerabat terdekat.

“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau masyarakat tidak memasuki area longsor maupun zona pencarian. Hanya petugas yang boleh masuk,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dadang menyebutkan bahwa Tim SAR Gabungan telah mengerahkan sekitar 100 personel dari berbagai instansi, ditambah dukungan relawan. Satu unit alat berat juga disiagakan, namun belum dapat dioperasikan karena dikhawatirkan memicu longsor susulan.

“Alat berat sudah siap, tapi penggunaannya berisiko memicu longsor tambahan. Untuk sementara pencarian dilakukan secara manual,” katanya.

Status Tanggap Darurat Bencana Ditetapkan

Selain itu, ia mengingatkan bahwa Pemkab Bandung telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana pada 5–14 Desember 2025 setelah sedikitnya 15 kecamatan terdampak cuaca ekstrem.

Dadang juga menegaskan agar aktivitas perusakan hutan dihentikan segera karena memperparah risiko bencana.

“Kepada pihak yang masih merusak hutan, saya tegaskan untuk menghentikan kegiatan tersebut. Risiko bencana semakin besar,” tegasnya.

Upaya Evakuasi dan Pengamanan Area

Pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan dengan pendekatan yang sangat hati-hati. Petugas mencoba memastikan bahwa tidak ada risiko tambahan yang muncul akibat tindakan yang diambil.

Beberapa langkah telah diambil untuk memastikan keamanan dan keselamatan para petugas serta masyarakat sekitar. Termasuk dalam hal ini adalah pembatasan akses ke lokasi longsor dan penggunaan alat-alat yang tersedia secara bijaksana.

  • Petugas SAR terus melakukan pencarian dengan metode manual.
  • Alat berat hanya digunakan jika memang diperlukan dan tidak membahayakan kondisi tanah.
  • Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga jarak dan tidak memasuki area yang dianggap rawan.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Bencana

Selain upaya evakuasi, Bupati Bandung juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan bencana. Ia mengajak seluruh warga untuk lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar dan menjaga kebersihan serta kesehatan hutan.

  • Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang merusak lingkungan.
  • Pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem untuk mencegah bencana alam.
  • Edukasi tentang bahaya longsor dan cara menghindarinya.

Kondisi Terkini dan Harapan

Saat ini, proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung. Tim SAR dan petugas lainnya berupaya maksimal untuk menemukan korban yang hilang. Meskipun kondisi sulit, mereka tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan secepat mungkin.