
Mohamed Salah, bintang Liverpool, akhirnya angkat bicara setelah beberapa laga terakhir ia menjadi cadangan. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap klub dan pelatih Arne Slot yang tampaknya tidak lagi membutuhkan jasanya.
Teranyar, Salah tidak tampil sama sekali saat Liverpool bertanding melawan Leeds United di Liga Inggris, Minggu (7/12) dini hari WIB. Laga yang berlangsung di Elland Road tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3.
“Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa saya memiliki hubungan yang baik dengan manajer. Tapi tiba-tiba saja, kami seperti tidak memiliki hubungan apa pun. Saya tidak tahu alasannya, tetapi menurut saya, dari apa yang saya lihat, sepertinya ada seseorang yang tidak ingin saya tetap berada di klub,” ujar Salah dikutip BBC.
“Ilusi itu membuat saya merasa klub telah ‘membuang’ saya. Itulah yang saya rasakan. Saya pikir sangat jelas bahwa ada seseorang yang ingin saya disalahkan atas semua masalah. Klub ini, saya akan selalu mendukungnya. Anak-anak saya juga akan selalu mendukungnya. Saya sangat mencintai klub ini dan akan selalu begitu,” tambahnya.

Salah telah memberikan kontribusi besar dalam prestasi Liverpool selama delapan musim terakhir. Pemain berusia 33 tahun ini berperan penting dalam satu gelar Liga Champions dan dua trofi Premier League yang diraih oleh ‘Si Merah’.
Namun, situasi Liverpool musim ini sedang tidak stabil. Di Liga Inggris, Liverpool berada di posisi delapan klasemen dengan 23 poin. Mereka tertinggal 10 angka dari Arsenal yang berada di puncak klasemen.
Beberapa faktor mungkin memengaruhi performa Liverpool belakangan ini. Kekurangan pemain inti, perubahan strategi, atau bahkan pergeseran dinamika di dalam tim bisa menjadi penyebabnya. Salah sendiri sebelumnya sering menjadi andalan dalam laga-laga penting, tetapi kini ia terlihat kurang digunakan.
Kehadiran pemain baru dan penyesuaian taktik oleh pelatih mungkin menjadi alasan utama mengapa Salah kini jarang dimainkan. Namun, bagi para penggemar, hal ini cukup mengejutkan karena Salah adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Liverpool.
Beberapa analisis menyebutkan bahwa Salah mungkin butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan yang lebih modern. Namun, bagaimana cara ia beradaptasi dengan situasi ini masih menjadi pertanyaan besar.
Selain itu, ada juga isu tentang kontrak Salah yang akan berakhir dalam beberapa bulan ke depan. Banyak spekulasi mengatakan bahwa klub mungkin sedang mempertimbangkan opsi transfer atau perpanjangan kontrak. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang dikeluarkan oleh pihak klub.
Dari segi statistik, Salah masih menunjukkan performa yang solid meskipun jumlah penampilannya berkurang. Ia tetap menjadi ancaman nyata bagi lawan-lawannya, baik dalam hal gol maupun assist.
Bagi fans Liverpool, keputusan untuk memainkan atau tidak memainkan Salah bisa menjadi momen penting dalam menentukan nasib tim. Jika Salah kembali dipercaya, maka banyak harapan akan datang dari para penggemarnya. Namun, jika situasi tetap sama, mungkin akan muncul pertanyaan-pertanyaan lain mengenai masa depannya di klub.

Tinggalkan Balasan