Bali, Denpasar – Perjuangan berat yang dilakukan oleh Bali United dalam menghadapi Borneo FC, yang merupakan pemuncak klasemen Super League sekaligus tim yang tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir, ternyata tidak mudah.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan bahwa tim kepelatihan mereka membutuhkan waktu enam bulan untuk bisa membuat Borneo FC menyerah. Latihan fisik yang keras digabungkan dengan taktik dan strategi yang matang menjadi bagian dari persiapan tim.
Namun, hasil yang diraih belum sepenuhnya memuaskan. Sebelum laga melawan Borneo FC, Bali United berada di peringkat ke-11 Super League 2025-2026 dengan total 14 poin, yang berasal dari tiga kali menang, lima kali seri, dan empat kali kalah.
Sementara itu, Borneo FC tampil dominan dengan mencatatkan 11 kemenangan berturut-turut, melebihi rekor yang pernah dicatatkan oleh Persik Kediri, PSM Makassar, dan bahkan Bali United sendiri pada musim-musim sebelumnya.
Yang lebih menyedihkan lagi, Bali United musim ini sering kesulitan saat bermain di kandang sendiri, Stadion Kapten Dipta, Gianyar. Beberapa kali mereka hanya mampu meraih hasil imbang atau bahkan kalah.
Namun, semuanya berubah ketika Bali United menghadapi Borneo FC. Meski dianggap sebagai tim yang tidak diunggulkan, pemain Bali United tampil solid meskipun selama pertandingan terus digempur oleh pemain Borneo FC.
Johnny Jansen mengungkapkan bahwa persiapan selama enam bulan terakhir sangat penting dalam menghadapi laga ini. Ia juga menyadari bahwa Borneo FC memiliki performa yang positif sejak awal musim.
“Kami harus mempersiapkan diri secara matang,” ujarnya.
Menurut Johnny Jansen, selain persiapan yang baik, pemain Bali United juga tampil lebih tenang dan matang. Ricky Fajrin Cum misalnya, bermain sabar dan mencoba memanfaatkan celah dari counter attack saat pemain Borneo FC lengah.
“Kami mampu bermain dengan sabar dan memanfaatkan counter attack untuk menghasilkan sesuatu yang positif dan meraih kemenangan,” kata Johnny Jansen.
Taktik yang diterapkan oleh Johnny Jansen dan Bali United tampaknya bisa menjadi inspirasi bagi tim lain, seperti Persib Bandung. Persib yang akan menjamu Borneo FC di Stadion GBLA pada Jumat (5/12) malam, bisa mengadopsi gaya permainan Bali United untuk memberikan kekalahan kedua kepada Borneo FC di awal musim ini.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, yang dikenal piawai dalam merancang taktik, bisa mempertimbangkan strategi yang sama untuk menghadapi Borneo FC. Dengan demikian, peluang untuk menghentikan dominasi Borneo FC di Super League semakin terbuka.

Tinggalkan Balasan