Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan membuka penawaran awal Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025. Penawaran ini bertujuan untuk menerbitkan dana sebesar Rp 5 triliun yang akan digunakan dalam berbagai proyek yang sesuai dengan prinsip lingkungan dan sosial.
Langkah Strategis dalam Pendanaan
Aksi korporasi ini merupakan langkah strategis bagi Bank Mandiri untuk memperkuat struktur pendanaan dan meningkatkan kapasitas pembiayaan yang berkelanjutan. Dengan adanya penerbitan obligasi ini, bank berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional melalui pembiayaan yang lebih inklusif dan adaptif.
Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menjelaskan bahwa penerbitan obligasi keberlanjutan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam mendukung agenda transisi dan keberlanjutan nasional. Instrumen ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan transformasi ekonomi yang semakin kompleks.
Tujuan Pembiayaan yang Berkelanjutan
Dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk membiayai atau membiayai kembali proyek-proyek yang sesuai dengan Kerangka Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial. Hal ini diharapkan dapat memperluas kapasitas pembiayaan hijau dan sosial serta memperkuat likuiditas intermediasi.
Menurut Ari, minat investor terhadap instrumen berkelanjutan semakin meningkat sejalan dengan ekspansi pembiayaan hijau dan sosial yang dibutuhkan oleh berbagai sektor. Dengan demikian, Bank Mandiri berharap alokasi dana dari penerbitan ini dapat terserap optimal dalam satu tahun sesuai ketentuan POJK 18 Tahun 2023.
Peringkat dan Kualitas Aspek Keuangan
Instrumen ini telah memperoleh peringkat idAAA dari Pefindo, yang mencerminkan kualitas aset dan profil risiko perseroan yang solid. Dengan peringkat tersebut, Bank Mandiri menilai bahwa investasi dalam instrumen ini sangat layak dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik.
Jadwal Penerbitan dan Penawaran
Obligasi keberlanjutan ini akan diterbitkan dalam tiga seri dengan tingkat bunga tetap dan tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan melalui KSEI dengan distribusi awal dijadwalkan pada 19 Desember 2025.
Berikut adalah jadwal penerbitan dan penawaran obligasi:
- Penawaran awal: 28 November sampai 4 Desember 2025
- Masa penawaran umum: 15 sampai 16 Desember 2025
- Masa penjatahan: 17 Desember 2025
- Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 22 Desember 2025
Kontribusi untuk Ekonomi Kerakyatan
Dengan penerbitan ini, Bank Mandiri ingin memperkuat posisinya sebagai motor intermediasi yang mendukung pembiayaan strategis dan berkelanjutan. Perseroan berharap bahwa aksi korporasi ini dapat mendorong pembiayaan yang lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya terasa nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.
Ari menegaskan bahwa setiap keputusan strategis di Bank Mandiri harus dapat menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan memperkuat momentum pertumbuhan yang inklusif. Dengan demikian, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun perekonomian yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan