Portugal Meraih Gelar Piala Dunia U-17 untuk Pertama Kalinya

Portugal berhasil mencatat sejarah baru dalam dunia sepak bola dengan menjadi juara Piala Dunia U-17 FIFA 2025 untuk pertama kalinya. Dalam laga final yang digelar di Khalifa International Stadium, Doha, timnas muda Portugal mengalahkan Austria dengan skor 1-0 berkat gol Anisio Cabral pada menit ke-32.

Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua terbesar yang diraih oleh Portugal setelah sebelumnya sukses meraih gelar EURO U-17. Kali ini, Portugal berhasil memperkuat prestasinya dengan mengamankan gelar Piala Dunia U-17 FIFA setelah menang tipis atas Austria.

Gol penentu kemenangan dicetak oleh Anisio Cabral melalui penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan menyilang dari rekan-rekannya. Penyelesaian yang rapi dan efektif itu menjadi bukti bahwa Portugal tampil sangat kompak dalam pertandingan ini.

Menurut laporan resmi FIFA, Cabral menjadi top skor kedua turnamen dengan tujuh gol, hanya kalah dari Johannes Moser dari Austria yang mencetak delapan gol. Meskipun demikian, performa Cabral tetap menjadi perhatian utama karena kontribusinya dalam membawa Portugal meraih gelar.

Selain itu, penampilan Mauro Furtado juga patut diapresiasi. Ia mendapatkan gelar Player of the Match karena perannya sebagai penggerak utama di lini tengah. Furtado memberikan umpan-umpan penting yang membantu timnya mengontrol jalannya pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Portugal sempat mengancam lebih dulu melalui sepakan Duarte Cunha yang masih melebar. Sementara itu, Austria membalas dengan serangan balik cepat yang dipimpin Hasan Deshishku. Serangan tersebut membuat kiper Portugal, Romario Cunha, harus melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang tetap aman.

Di babak kedua, Romario Cunha kembali menunjukkan refleks brilian dengan menggagalkan tendangan bebas melengkung dari striker Austria. Selain itu, ia juga berhasil menepis sundulan Ifeanyi Ndukwe, yang membuat Portugal semakin percaya diri dalam menjaga keunggulan.

Austria, yang tampil di final turnamen FIFA untuk pertama kalinya, memberikan perlawanan sengit. Mereka hampir menyamakan kedudukan ketika Daniel Frauscher melepaskan tendangan yang menghantam tiang gawang pada menit ke-85. Tekanan tersebut membuat Portugal sedikit kewalahan di akhir laga.

Pujian dari Pelatih dan Pemain

Pelatih Timnas U-17 Portugal, Bino Macaes, menyampaikan rasa bangga atas kemenangan timnya. Ia mengatakan bahwa perjalanan berat ini telah membawa banyak perkembangan bagi para pemain. “Saya sangat bangga melatih para pemain ini. Setelah performa hebat di EURO, bisa menjuarai Piala Dunia adalah hal yang fantastis,” ujarnya.

Bek Portugal, Martim Chelmik, juga menegaskan kualitas sepak bola yang dimiliki oleh negaranya. “Kami adalah generasi penuh kualitas, bukan hanya para pemain yang ada di sini, tetapi juga mereka yang tidak. Fakta ini juga menunjukkan kualitas sepak bola Portugal,” kata Chelmik.

Dari kubu Austria, pelatih Hermann Stadler tetap bangga kepada timnya meskipun kalah dari Portugal. Ia mengakui bahwa timnya berjuang keras, tetapi bermain agak terlalu pasif di babak pertama. “Lawan kami lebih baik dari kami di sana, kami harus jujur tentang itu,” ujarnya.

Sejarah Baru bagi Sepak Bola Portugal

Kemenangan ini menandai gelar pertama Portugal di Piala Dunia U-17 sekaligus menutup turnamen yang diikuti oleh 48 negara. Turnamen Piala Dunia U-17 saat ini digelar setiap tahun dan Qatar dipastikan masih menjadi tuan rumah dalam empat edisi berikutnya.