Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan Melakukan Penanaman 4.900 Bibit Pohon

Di tengah peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan melakukan penanaman sekitar 4.900 bibit pohon. Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Bumi Perkemahan Gandus, Kota Palembang, pada hari Selasa (25/11/2025).

Kepala Dinas Kehutanan, Koimudin, menjelaskan bahwa total bibit yang ditanam merupakan jenis pohon multi purpose tree species (MPTS). Selain itu, pihaknya juga telah mendistribusikan 5.900 batang bibit penghijauan kepada kelompok tani di Kabupaten OKU Selatan dan Kabupaten Lahat.

Namun, yang paling penting adalah adanya partisipasi dari mitra atau stakeholder yang ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon penghijauan Provinsi Sumatra Selatan. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 447.729 bibit telah ditanam oleh mereka.

Menurut Koimudin, hingga bulan November tahun ini, jumlah pohon yang telah ditanam di wilayah Sumsel mencapai 458.579 batang. Penanaman ini tidak hanya menjadi kewajiban rehabilitasi perusahaan, tetapi lebih didasari kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan serta penghijauan wilayah tersebut.

Penanaman pohon ini juga sejalan dengan program Gubernur Sumsel yang sedang dinilai oleh tim Presiden terkait komitmen kehutanan. Salah satu program utamanya adalah penanaman 500 hektar mangrove.

Diharapkan bahwa kegiatan penanaman pohon ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda. Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Kemanusiaan, Kurniawan Abadi, mengatakan bahwa pada tahun 2024 terdapat sekitar 5 juta hektare lahan kritis di Sumsel yang membutuhkan pemulihan segera.

Ia menilai bahwa penanaman pohon bukan hanya sekadar menambah jumlah bibit, tetapi juga memiliki faktor lain seperti peningkatan kualitas udara, menjaga kelembapan, mengurangi suhu, dan menciptakan lingkungan yang sehat.

“Jadi, penanaman pohon ini merupakan langkah strategis dalam upaya memperbaiki lingkungan,” ujarnya.

Kurniawan juga menjelaskan bahwa pemilihan lokasi penanaman di Bumi Perkemahan Gandus didasari alasan bahwa tempat ini telah menjadi pusat edukasi dan konservasi lingkungan selama beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Sumsel dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.