Kecelakaan Tunggal Truk Mitsubishi di Bantul, Seorang Penumpang Meninggal Dunia

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Kabupaten Bantul, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut melibatkan truk Mitsubishi Light dengan nomor polisi AB 8725 I yang menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling. Salah satu penumpang truk, inisial S (52), meninggal dunia setelah mengalami cedera parah.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian berlangsung di Jalan Brawijaya, tepatnya di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Saat itu, truk Mitsubishi Light melaju dari arah timur ke barat. Namun, saat tiba di lokasi yang merupakan jalan menikung, kendaraan tersebut tiba-tiba terlalu ke kanan.

Akibatnya, truk menabrak pembatas jalan dan terguling ke kiri hingga terbalik. Pengemudi truk, AYR (26), warga Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, mengalami cedera kepala ringan serta luka robek pada kepala dan luka bakar di tubuhnya. Beruntung, AYR selamat dan telah mendapatkan perawatan di RS PKU Gamping.

Namun, kondisi rekannya, S, lebih parah. S mengalami cedera kepala berat, luka pada tulang dada, serta tangan yang hancur. Akibat cedera tersebut, S dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Panembahan Senopati untuk dilakukan tindak lanjut.

Kerusakan Pada Kendaraan dan Kerugian Materiil

Truk Mitsubishi Light yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami kerusakan parah. Bagian depan kendaraan rusak berat, termasuk kaca depan, bumper depan, dan pintu depan yang penyok. Dari hasil pendataan sementara, kerugian materiil akibat kecelakaan ini mencapai Rp5.000.000.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait keselamatan berkendara, terutama di jalanan yang memiliki tikungan tajam. Para pengemudi diminta untuk lebih waspada dan mematuhi aturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan serupa.

Langkah yang Diambil oleh Pihak Berwenang

Pihak kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi adanya pelanggaran lalu lintas yang signifikan. Namun, penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Selain itu, petugas juga memberikan bantuan kepada keluarga korban. Dalam upaya mempercepat proses administrasi dan pemulihan, pihak rumah sakit serta instansi terkait bekerja sama untuk memfasilitasi kebutuhan korban dan keluarganya.

Kesimpulan

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Bantul menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan. Kesadaran diri dan kewaspadaan saat berkendara sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, perlu adanya sosialisasi dan edukasi tentang keselamatan berkendara, khususnya di daerah-daerah dengan kondisi jalan yang berbahaya.