Perkembangan Mobil Listrik dari BAIC di Indonesia

Pasar otomotif Indonesia semakin ramai dengan masuknya mobil-mobil China yang menawarkan berbagai inovasi dan teknologi terbaru. Salah satu perusahaan yang tengah mempersiapkan langkah besar adalah BAIC. Dalam acara BAIC INTL Global Distributor Business Conference 2025, BAIC mengumumkan rencana pengenalan tiga model baru yang akan hadir di Tanah Air dalam dua tahun ke depan.

Arcfox T1: Kendaraan Listrik Kompak Terbaru

Model pertama yang akan diperkenalkan adalah Arcfox T1, kendaraan listrik kompak terbaru dari sub-brand Arcfox. CEO BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, menjelaskan bahwa pihaknya akan membawa model ini dengan skema CKD (Completely Knocked Down) atau rakit lokal karena regulasi yang ada.

“Kita akan langsung masuk dengan CKD karena melihat regulasi yang ada. Dari sisi pajak dan lain-lain, kita akan langsung masuk dengan CKD,” ujarnya di Guangzhou, Sabtu (22/11/2025).

Arcfox T1 akan diperkenalkan di IIMS 2026, dengan target pengiriman pada Juni 2026. Model ini dirancang untuk memberikan solusi transportasi ramah lingkungan yang efisien dan praktis.

BJ40 Pro REEV: SUV Elektrifikasi dengan Setir Kanan

Selain Arcfox T1, BAIC juga menyiapkan BJ40 Pro REEV, sebuah SUV ladder-frame elektrifikasi. Saat ini, mobil masih dalam proses penyesuaian versi setir kanan. Menurut Johnnathan, estimasi peluncuran berada di akhir 2026, dengan peluang tampil lebih dulu dalam pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2026.

“Kita masih koordinasi dengan BAIC global. Kemungkinan di akhir 2026. Kita masih push terus,” katanya.

BJ40 Pro REEV diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar SUV elektrifikasi yang semakin berkembang, terutama dengan adanya penyesuaian setir kanan yang sedang dilakukan.

BAIC BJ80: Flagship dari Keluarga BJ-Series

Model ketiga yang akan diperkenalkan adalah BAIC BJ80, yang akan menjadi flagship di keluarga BJ-series untuk pasar Indonesia. SUV ini memiliki ukuran yang lebih besar dan membawa teknologi yang lebih premium.

Namun, proses homologasi dan pengembangan versi setir kanan membuat waktu kehadirannya menjadi lebih panjang. Saat ini, BAIC hanya menyediakan BJ80 versi setir kiri. Jika tidak ada hambatan, BJ80 baru bisa masuk ke Indonesia akhir tahun depan, sementara versi right-hand drive diperkirakan siap pada 2027.

“Estimasi dari BAIC Global sih ini kemungkinan di akhir tahun depan, mereka baru bisa kasih setir kanannya. Jadi balik lagi ke ketersediaan format setir kanannya, kalau tersedia langsung kita bawa,” ujar Johnnathan.

Strategi BAIC untuk Pasar Indonesia

Dengan tiga model tersebut, BAIC menyiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya di Indonesia, terutama di segmen SUV elektrifikasi yang tengah berkembang pesat. Rencana pengenalan model-model baru ini menunjukkan komitmen BAIC untuk memberikan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

BAIC juga terus berkoordinasi dengan pihak global untuk memastikan kesiapan semua model sebelum diluncurkan. Dengan adanya inisiatif ini, BAIC berharap dapat menjadi salah satu merek ternama di pasar otomotif Indonesia.