Pemkot Serang Siap Pasang WiFi Gratis di Pasar Kepandean dan Pasar Lama

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memasang jaringan internet atau ‘Wi-Fi’ gratis di beberapa pusat keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Pasar Kepandean dan Pasar Lama. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Serang dalam menjalankan visi menuju kota pintar atau ‘Smart City’.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Asep Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) untuk memasang WiFi di dua pasar tersebut. Ia menekankan bahwa akses internet gratis ini bertujuan untuk menarik pengunjung sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan bekerja sama dengan DinkopUKMPerindag dan meminta pengarahan titik pemasangannya. WiFi gratis juga diharapkan dapat menarik pengunjung dan meningkatkan layanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Adanya akses WiFi gratis di Pasar Kepandean dan Pasar Lama, menurut Asep, diharapkan bisa mendorong aktivitas masyarakat, terutama di malam hari. Pasar Kepandean dikenal sebagai salah satu pusat wisata kuliner yang ramai dikunjungi. Dengan adanya fasilitas internet, diharapkan kunjungan ke pasar tersebut semakin meningkat.

“Harapan kami seperti itu, supaya pengunjungnya juga lebih banyak. Sementara ini yang akan kami coba di Pasar Kepandean dan Pasar Lama,” tambahnya.

Rencananya, akses WiFi gratis akan dimulai pada pukul 16.00 hingga pagi hari. Hal ini disesuaikan dengan jam pulang kerja masyarakat, sehingga menjadi uji coba awal sebelum diperluas ke area lain.

“Diawal, mungkin nanti bisa dimulai jam 16.00 hingga pagi hari. Intinya akses WiFi itu di luar jam kerja,” jelas Asep.

Pemilihan Pasar Kepandean dan Pasar Lama sebagai lokasi pemasangan WiFi gratis bukan tanpa alasan. Kedua pasar ini saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat Kota Serang dan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang difokuskan oleh Pemkot Serang.

“Pasar Kepandean itu kan aktivitas malamnya lumayan ramai, dan tentunya fasilitas WiFi gratis juga menjadi daya tarik. Kami juga ingin mengangkat perekonomian masyarakat. Salah satu yang bisa kami lakukan adalah menyiapkan itu,” ujarnya.

Selain itu, Diskominfo Kota Serang juga akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk menyisir area publik dan mengoptimalkan pelayanan masyarakat. Tujuannya adalah mencari lokasi-lokasi yang tepat untuk pemasangan WiFi gratis.

“Dengan OPD lain juga kami akan mencoba untuk menyisir area mana saja yang cocok. Ini juga sekaligus optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi rencana tersebut, Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyambut baik langkah Pemkot Serang dalam membangun perekonomian kerakyatan. Ia menilai bahwa penyediaan akses WiFi gratis di pasar-pasar tersebut akan menjadi bentuk pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Ya, tentunya akan lebih baik kalau ada WiFi gratis yang nantinya akan dipasang. Itu juga kan bentuk pelayanan untuk masyarakat,” tuturnya.

Fasilitas Internet Gratis: Tantangan dan Peluang

Pemasangan WiFi gratis di area publik tidak hanya memberikan manfaat bagi pengunjung, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas digital. Namun, hal ini juga membawa tantangan, seperti pengelolaan jaringan, keamanan data, serta pemeliharaan infrastruktur.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pemkot Serang perlu memastikan bahwa sistem jaringan yang digunakan cukup stabil dan aman. Selain itu, pelibatan masyarakat dalam penggunaan dan pengawasan juga penting agar akses internet dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ke depan, Apa yang Harus Dilakukan?

Langkah pemasangan WiFi gratis di Pasar Kepandean dan Pasar Lama menjadi awal dari upaya lebih besar dalam membangun kota pintar. Di masa depan, Pemkot Serang perlu terus memperluas akses internet di tempat-tempat umum lainnya, seperti taman kota, stasiun, dan pusat perbelanjaan.

Selain itu, peningkatan literasi digital masyarakat juga sangat penting agar mereka mampu memanfaatkan akses internet secara efektif dan aman. Edukasi tentang penggunaan internet yang sehat dan bijak harus terus dilakukan.