Penjelasan Bank Indonesia Mengenai Redenominasi Rupiah

Bank Indonesia (BI) akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai isu redenominasi rupiah yang sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat. Dalam pernyataannya, BI menegaskan bahwa proses redenominasi akan dilakukan secara matang dan didasarkan pada pertimbangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan tiga poin utama terkait topik ini. Pertama, ia menyebut bahwa redenominasi adalah langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, serta mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional.

“Redenominasi rupiah adalah penyederhanaan jumlah digit pada pecahan (denominasi) rupiah tanpa mengurangi daya beli dan nilai rupiah terhadap harga barang dan/atau jasa,” ujar Denny dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (10/11/2025).

Proses yang Matang dan Kolaboratif

Poin kedua yang disampaikan Denny adalah bahwa proses redenominasi direncanakan dengan koordinasi yang erat antara berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, saat ini RUU Redenominasi telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah Tahun 2025 – 2029 sebagai RUU inisiatif Pemerintah atas usulan Bank Indonesia.

“Selanjutnya, Bank Indonesia bersama Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat akan terus melakukan pembahasan mengenai proses redenominasi,” jelas Denny.

Implementasi yang Memperhatikan Dinamika

Yang ketiga, Denny menyampaikan bahwa implementasi redenominasi akan dipastikan mempertimbangkan berbagai aspek penting. Hal ini termasuk memperhatikan dinamika yang terjadi di berbagai sektor.

“Implementasi redenominasi tetap mempertimbangkan waktu yang tepat, dengan memperhatikan stabilitas politik, ekonomi, sosial serta kesiapan teknis termasuk hukum, logistik, dan teknologi informasi,” tambahnya.

Denny juga menegaskan bahwa selama proses redenominasi berlangsung, Bank Indonesia akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai Rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Langkah-Langkah yang Dilakukan BI

Berikut beberapa langkah yang akan diambil oleh Bank Indonesia dalam proses redenominasi:

  • Pemetaan Kebutuhan: BI akan melakukan analisis terhadap kebutuhan masyarakat dan sistem pembayaran nasional untuk menentukan denominasi yang sesuai.
  • Koordinasi dengan Stakeholders: Kerja sama dengan pemerintah, lembaga legislatif, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi prioritas.
  • Evaluasi Teknis dan Hukum: Proses redenominasi akan melalui evaluasi terhadap infrastruktur teknis dan hukum yang ada agar tidak menimbulkan gangguan.

Masa Depan Rupiah

Dengan adanya redenominasi, diharapkan rupiah akan lebih mudah digunakan dalam transaksi harian, baik secara tunai maupun digital. Selain itu, penyesuaian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem moneter nasional.

Bank Indonesia menegaskan bahwa semua langkah yang diambil akan dilakukan secara transparan dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan rupiah setelah proses redenominasi selesai.