Penyelidikan Ledakan di SMAN 72 Jakarta Terus Berlangsung

Polisi telah melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku ledakan yang terjadi di masjid sekolah SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penggeledahan ini dilakukan pada malam hari oleh tim gabungan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Densus 88, serta penyidik Polda Metro Jaya.

FN, siswa kelas XII SMAN 72 Jakarta yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, saat ini sedang menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya dalam insiden tersebut. Selama proses penggeledahan, petugas tampak keluar-masuk rumah FN sambil membawa sejumlah bungkusan berwarna coklat. Salah satu bungkusan tersebut berlabel “paket berisi serbuk” yang diduga sebagai barang mencurigakan dan berpotensi berkaitan dengan penyebab ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Selain itu, petugas juga membawa beberapa paket lain yang berisi barang-barang dari dalam rumah untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik. Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan tim Puslabfor guna dilakukan analisis mendalam. Rumah FN kini telah dipasangi garis polisi untuk mencegah siapapun masuk tanpa izin. Warga sekitar tampak memenuhi area luar rumah untuk menyaksikan jalannya pemeriksaan.

Hingga pukul 21.30 WIB, petugas masih melakukan penyisiran di bagian dalam bangunan yang diketahui juga difungsikan sebagai tempat usaha kuliner oleh keluarga FN. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait hasil penyelidikan. Ia menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan barang bukti baru akan diumumkan pada Sabtu (8/11/2025).

Menurut Budi, proses penyelidikan menghadapi kendala karena sebagian korban masih dalam masa pemulihan dan belum bisa dimintai keterangan. Selain itu, polisi juga masih mendalami apakah sumber ledakan berasal dari bom rakitan atau bahan lain. “Untuk hasil olah TKP, akan kami sampaikan besok,” ujarnya di Jakarta. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan. Budi menegaskan bahwa seluruh situasi sudah berada di bawah kendali Polda Metro Jaya.

Peristiwa Ledakan yang Mengguncang Sekolah

Sebelumnya, ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.05 WIB, saat berlangsungnya salat Jumat di masjid sekolah. Insiden tersebut mengakibatkan 54 orang mengalami luka-luka, sebagian besar dari kalangan siswa. Sebanyak 27 korban dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta, enam orang di Rumah Sakit Yarsi, sementara 21 lainnya telah diperbolehkan pulang dalam kondisi membaik.

Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap motif serta sumber pasti ledakan yang mengguncang lingkungan sekolah tersebut. Tim penyidik masih bekerja keras untuk memastikan semua fakta terungkap. Proses pengumpulan bukti dan pemeriksaan barang bukti tetap dilakukan secara intensif.

Proses Penggeledahan dan Keamanan Lokasi

Selama penggeledahan, petugas terlihat sangat waspada dan mengamankan setiap item yang ditemukan. Bungkusan berwarna coklat yang ditemukan di dalam rumah FN menjadi fokus utama. Di samping itu, banyak barang lain yang dibawa keluar, termasuk dokumen-dokumen penting dan alat-alat elektronik. Semua barang tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui hubungannya dengan kejadian ledakan.

Rumah FN yang kini telah dipasang garis polisi, menjadi pusat perhatian warga sekitar. Mereka terlihat antusias namun tetap menjaga jarak agar tidak mengganggu proses penyelidikan. Petugas juga mengatur pengunjung agar tidak melewati batas yang ditentukan.

Tindakan Polisi dan Imbauan kepada Masyarakat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyelidikan sedikit terhambat karena banyak korban masih dalam pemulihan sehingga belum bisa dimintai keterangan. Selain itu, jenis bahan peledak belum dipastikan, apakah berupa bom rakitan atau benda lain, dan masih menunggu hasil olah TKP.

Polisi tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan transparan. Hasil penyelidikan lengkap akan diumumkan pada hari Sabtu. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Mereka juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Kesimpulan

Ledakan di SMAN 72 Jakarta telah menjadi perhatian nasional. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk menemukan kebenaran dan memastikan keadilan. Proses penggeledahan dan pemeriksaan barang bukti merupakan langkah penting dalam investigasi ini. Masyarakat diharapkan tetap percaya pada proses hukum dan menjaga ketenangan.