Aktivitas UMKM di Pasar Sentral Gorontalo Mulai Ramai

Pasar Sentral Kota Gorontalo kini kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama di malam hari. Banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan area pasar untuk berjualan, termasuk 54 tenant kopi yang tersebar di bagian barat, utara, selatan, dan timur kawasan pasar.

Salah satu pelaku UMKM kopi, Dede Latama, asal Kelurahan Siendeng, mengungkapkan bahwa kehadiran para penjual membuat Pasar Sentral kembali hidup. “Awalnya sepi, tapi sekarang ramai lagi karena banyak pelaku UMKM berjualan di sini,” ujarnya. Ia sudah dua bulan berjualan di lokasi tersebut dan pendapatannya meningkat dibanding sebelumnya. “Kalau meningkat ya 50 persen lah. Saya tidak pindahan dari Panjaitan,” katanya.

Dede bersama tiga temannya yang masih berstatus mahasiswa juga berjualan kopi. Mereka merasa kebijakan pemerintah kota membantu menghidupkan jiwa pebisnis bagi anak muda. “Alhamdulillah kita diberi kesempatan berjualan di sini jadi punya pendapatan sendiri meski hanya seorang mahasiswa,” ujarnya.

Tidak hanya Dede, Rizki Potale, pedagang kopi lainnya, juga menyebutkan bahwa pendapatannya meningkat sejak berjualan di Pasar Sentral. Bahkan dalam waktu tiga minggu saja, Rizki berhasil meraup pendapatan jutaan rupiah. Menurutnya, pengunjung lebih memilih nongkrong di kawasan Pasar Sentral karena adanya live music setiap malam. “Kalangan muda paling banyak datang kalau ada live music. Suasananya jadi hidup,” katanya.

Rizki biasa berjualan mulai pukul 19.00 Wita hingga tengah malam. Ia dan Dede berharap agar kawasan Pasar Sentral segera ditambahi fasilitas seperti lampu penerangan dan tambahan lokasi parkiran. “Kalau bisa ditambah lampu, biar suasananya lebih terang dan nyaman,” ujar Dede.

Sementara itu, Aprilia Potabuga, salah satu pengunjung dari Kotamibagu, Sulawesi Selatan, mengaku takjub dengan perubahan di Pasar Sentral. “Dulu kawasan ini sepi, hanya ada dua tenant yang jualan saat itu dan pengunjung pun tidak seramai seperti saat ini,” ucapnya. Menurutnya, kebijakan pemerintah memberikan kelonggaran bagi anak muda berjualan sangat positif dan mendukung perputaran ekonomi.

Ayu Mohammad menambahkan bahwa Pasar Sentral kembali hidup dengan aktivitas jualan di malam hari. “Ini yang didambakan warga dulu, ingin Pasar Sentral ramai. Nah, sekarang berangsur-angsur mulai ditata dengan baik dan semakin ramai,” ujarnya. Ia setuju dengan instruksi Wali Kota Gorontalo untuk memperhatikan kebersihan area pasar setelah berjualan. “Pelaku UMKM tetap memperhatikan kebersihan sehingga pagi area ini tidak ada lagi sampah, itu penting agar tempat ini tidak kumuh,” terangnya.

Pantauan TribunGoorontalo.com di Pasar Sentral Gorontalo menunjukkan antusiasme tinggi dari pedagang maupun pengunjung, meskipun sempat diguyur hujan. Sekitar pukul 19.30, para pedagang mulai membuka lapak-lapak mereka dan pengunjung segera berdatangan. Tidak hanya itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, turut hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ngopi bersama sekaligus meninjau pasar.