Gubernur Papua Selatan Bergabung dengan Partai Politik
Apolo Safanpo, Gubernur Papua Selatan, telah memutuskan untuk bergabung dengan partai politik. Ini adalah langkah yang jauh dari kehidupan sehari-harinya sebagai akademisi. Kini, ia akan berperan sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Selatan.
Pada musyawarah daerah (Musda) ke-2 yang diadakan di Merauke pada Jumat (7/11/2025), Apolo Safanpo diusulkan oleh DPD Golkar dari 4 kabupaten di Papua Selatan. Keputusan ini menunjukkan bahwa ia akan menjadi pemimpin partai tersebut dalam waktu dekat.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahaladia, memberikan penekanan kepada para kader Golkar di Papua Selatan agar mendukung kepemimpinan Apolo Safanpo. Ia menyampaikan bahwa calon ketua DPD Partai Golkar hanya satu yakni Bapak Apolo. Pertanyaan ini kemudian dijawab dengan “setuju” oleh para peserta Musda.
Meski begitu, Apolo Safanpo memiliki tugas berat dari Bahlil. Salah satunya adalah menargetkan satu kursi DPR RI dari Papua Selatan pada Pemilu 2029, serta enam kursi DPRP Papua Selatan dari 4 kursi yang berhasil diraih pada Pemilu 2024. Selain itu, ia juga ditugaskan untuk menargetkan tambahan kursi DPRK di 4 kabupaten dari yang diraih pada Pemilu legislatif 2024.
Bahlil menegaskan bahwa hal ini harus menjadi target kita ke depan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yusak Yaluwo yang telah meletakkan langkah Partai Golkar di Papua Selatan.
Visi dan Tantangan Partai Golkar di Papua Selatan
Bahlil menyerukan kepada kadernya untuk menguningkan Indonesia dari ujung timur Indonesia. Di masa kepemimpinannya, ia ingin kebesaran partai berlambang pohon beringin dimulai dari Papua Selatan, bukan pulau Jawa lagi.
Ia menjelaskan bahwa selama ini Golkar berjuang dimulai dari Jawa dan Sumatera. Namun, saat ini sudah saatnya kebesaran Golkar dimulai dari ufuk timur Indonesia. Negeri matahari terbit, seperti yang ia sebutkan.
“Kalau kita bicara dimana itu, ada di Merauke ini. Tanah Anim Ha,” sambungnya. Bahlil menekankan bahwa komitmen Golkar adalah memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia juga menegaskan bahwa Papua Selatan adalah bagian penting dari keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan