JAKARTA, Rajawalinews.id

Pengendara di Jakarta perlu bersiap menghadapi gangguan lalu lintas hari ini, Kamis (6/11/2025). Polres Metro Jakarta Pusat akan menerapkan rekayasa lalu lintas di tiga lokasi yang menjadi titik unjuk rasa buruh dan mahasiswa.

Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, Kapolres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa skenario pengalihan arus kendaraan bersifat situasional. Artinya, penutupan atau pembukaan ruas jalan akan disesuaikan dengan kondisi massa dan tingkat kepadatan di lapangan.

“Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” kata Susatyo di Jakarta, Kamis.

Imbauan Khusus: Jauhi Area Senayan

Masyarakat secara khusus diminta menghindari kawasan Gedung DPR/MPR di Senayan selama berlangsungnya aksi. Rekomendasi ini dikeluarkan mengingat lokasi tersebut menjadi pusat konsentrasi massa terbesar dari ketiga titik demonstrasi.

Buruh yang terhimpun dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan berkumpul di depan kompleks parlemen. Antisipasi terhadap jumlah peserta yang signifikan membuat aparat menempatkan kekuatan pengamanan paling besar di sana.

Susatyo menyarankan penggunaan jalur alternatif bagi warga yang memiliki keperluan melintas. Meski tidak merinci jalur spesifik, ia menekankan pentingnya fleksibilitas dalam memilih rute perjalanan hari ini.

2.198 Personel di Tiga Lokasi

Total 2.198 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh titik aksi. Komposisi pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bekerja secara terkoordinasi.

Pembagian kekuatan dilakukan dengan mempertimbangkan skala massa di setiap lokasi. Kompleks DPR/MPR mendapat jatah 1.464 personel mengingat estimasi jumlah pengunjuk rasa yang lebih besar.

“Untuk yang di depan DPR/MPR ada 1.464 personel, sementara di titik lainnya ada 734 personel,” ujarnya. Sisa personel sejumlah 734 orang dibagi untuk mengawal dua lokasi lainnya: kawasan Monumen Nasional dan gedung Kementerian Haji dan Umrah. Kedua titik tersebut menjadi tempat aksi dari aliansi mahasiswa.

“Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,” kata Susatyo.

Kebebasan Menyampaikan Aspirasi Tetap Dijamin

Kebebasan menyampaikan aspirasi tetap dijamin dengan catatan tidak melanggar koridor hukum. Susatyo memberikan batasan tegas mengenai tindakan yang dilarang selama aksi berlangsung.

Membakar ban, merusak fasilitas umum, atau memblokir jalan menjadi tiga larangan utama yang tidak bisa ditolerir. Pelanggaran terhadap aturan ini akan ditindak sesuai prosedur yang berlaku.

“Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban,” kata dia.

Peran Aparat dalam Pengamanan

Selain jumlah personel yang cukup besar, aparat juga melakukan langkah-langkah pencegahan agar aksi berjalan lancar dan damai. Penyuluhan kepada massa dilakukan sebelum aksi dimulai, termasuk mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Seluruh kebijakan pengamanan ini diambil dengan pertimbangan kepentingan publik. Tujuannya adalah memastikan semua pihak dapat beraktivitas tanpa mengganggu satu sama lain.

Dampak pada Lalu Lintas

Bagi pengendara yang ingin melewati wilayah-wilayah yang menjadi titik aksi, disarankan untuk memperhatikan informasi lalu lintas secara real-time. Beberapa ruas jalan mungkin ditutup sementara atau diarahkan ke jalur alternatif.

Pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif oleh petugas lalu lintas, sehingga kemacetan dapat diminimalkan sebanyak mungkin. Pengendara diharapkan bersabar dan patuh terhadap petunjuk petugas di lapangan.

Langkah Bersama untuk Keamanan

Pemerintah dan aparat keamanan terus berupaya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan kerja sama antara pihak penyelenggara aksi, aparat kepolisian, dan masyarakat, harapan besar dipegang bahwa aksi hari ini berjalan lancar dan aman.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait lalu lintas dan keamanan. Dengan kesadaran bersama, kegiatan yang dilakukan bisa berjalan baik tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.