Kabar Terbaru tentang Noah Dettwiler

Kabar yang paling dinantikan di dunia MotoGP akhirnya muncul setelah Noah Dettwiler, pembalap asal Swiss, diberitakan semakin membaik kondisinya. Kejadian ini menjadi perhatian besar bagi seluruh komunitas balap motor, terutama setelah kecelakaan hebat yang menimpa Dettwiler dalam latihan jelang balapan Moto3 Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (26/10/2025).

Dalam dua lap krusial, Dettwiler melaju pelan untuk memeriksa kondisi motornya dan trek. Namun, tiba-tiba dia tertabrak dari belakang oleh Jose Antonio Rueda, juara dunia Moto3 2024, yang tidak sempat menghindar dalam kecepatan tinggi. Benturan keras tak terhindarkan, sehingga kedua pembalap harus segera dibawa ke rumah sakit dengan helikopter.

Dettwiler menerima pertolongan pertama selama sekitar 45 menit hingga satu jam. Helikopternya bahkan mendarat di tengah trek. Menurut informasi dari CIP Green Power, tim balap Dettwiler, pembalap berusia 20 tahun itu mengalami henti jantung lebih dari satu kali dan harus menjalani resusitasi.

Sirkuit Sepang, yang pernah menjadi saksi tragedi kematian Marco Simoncelli pada 2011, kembali menjadi tempat kejadian kecelakaan serius. Namun, berkat upaya medis yang cepat, nyawa Dettwiler berhasil diselamatkan.

Pemulihan dan Tantangan Berat

Setelah melewati fase kritis pada Rabu kemarin, Dettwiler kini sudah bisa berkomunikasi dengan dokter dan keluarganya. Saat ini, ia sedang menjalani pemulihan di klinik privat di Kuala Lumpur. Meskipun kondisinya mulai stabil, ia masih menunggu izin untuk pulang ke kampung halamannya.

Dettwiler mengalami cedera serius, termasuk retak tulang leher, luka terbuka akibat patah tulang kaki, luka parah pada paru-paru, cedera limpa, serta tekanan intrakranial. Leher Dettwiler harus ditopang selama beberapa pekan ke depan. Selain itu, ia akan menjalani operasi lanjutan pada kakinya. Limpa Dettwiler juga harus diangkat demi mencegah pendarahan.

Menurut informasi dari Mayo Clinic, klinik tempat Marc Marquez menjalani operasi, pengangkatan limpa dapat meningkatkan risiko infeksi. Meski begitu, Dettwiler tetap optimistis untuk kembali berlari di lintasan.

Karier yang Masih Terjamin

Meskipun masih menghadapi tantangan besar, karier Dettwiler di Moto3 telah mendapat jaminan. Bak takdir yang bertautan, Dettwiler hampir mencapai kesepakatan dengan SIC58 Squadra Corse, tim yang diasuh ayah Marco Simoncelli, Paolo. Tim ini akan menyambutnya bersama Casey O’Gorman pada musim 2026.

Paolo mengungkapkan harapan bahwa Dettwiler akan segera kembali berlari. “Dia akan, karena kami optimistis, menjadi pembalap baru kami bersama Casey O’Gorman,” tulis Paolo dalam blog tim SIC58. “Kami seharusnya bertemu dalam waktu dekat untuk tanda tangan terakhir, tetapi dia masih di Malaysia.”

Perhatian kepada Jose Antonio Rueda

Sementara itu, Jose Antonio Rueda, yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut, juga mengalami cedera. Ia menunjukkan progres lebih cepat dan direncanakan untuk kembali ke Spanyol dalam waktu dekat. Red Bull KTM Ajo mengumumkan bahwa Rueda akan menjalani operasi pada tangannya di Barcelona.

CIP Green Power juga menaruh simpati kepada Rueda. “Perhatian kami juga tertuju kepada Jose Antonio Rueda, beserta seluruh timnya dan keluarga tercintanya pada masa sulit ini,” tulis CIP. “Kami menyampaikan dukungan penuh kepada mereka.”

Harapan untuk Masa Depan

Kini, tindakan nyata dari MotoGP dinanti-nantikan. Salah satu masukan yang diminta adalah dikembalikannya sesi pemanasan bagi kelas Moto3 dan Moto2. Sesuai rencana, sesi ini dihapus pada 2023 untuk memberi ruang bagi parade pembalap MotoGP. Namun, dengan adanya sesi pemanasan, tim dan pembalap akan memiliki lebih banyak waktu untuk menyesuaikan diri sebelum lomba dimulai. Hal ini diharapkan bisa mencegah insiden seperti yang terjadi antara Dettwiler dan Rueda.