Kelebihan dan Kekurangan Mobil Daihatsu Taruna Bekas yang Perlu Diketahui

Jika Anda sedang mencari mobil bekas yang tangguh, kabin luas, dan tetap ramah di kantong, Daihatsu Taruna bisa menjadi pilihan menarik. SUV kompak ini dikenal kuat, nyaman, dan memiliki tampilan yang tetap gagah meski usianya tidak muda lagi. Meskipun sudah cukup lama berada di pasar otomotif, Taruna masih diminati karena desainnya yang sporty, performa yang tangguh, serta biaya perawatan yang terjangkau.

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli, penting untuk mengenali kelebihan dan kekurangan dari mobil ini agar tidak salah pilih. Berikut adalah ulasan lengkap tentang kelebihan dan kekurangan Daihatsu Taruna bekas, termasuk kisaran harga terbaru di tahun 2025.

Kelebihan Mobil Taruna Bekas

  1. Desain Eksterior yang Tetap Gagah

    Meskipun sudah berumur lebih dari satu dekade, Taruna masih tampil percaya diri di jalan. Bodinya tebal dan proporsional, tidak terlihat jadul. Beberapa varian seperti Taruna FGX bahkan sudah dibekali body kit sporty yang menambah kesan tangguh.

  2. Kabin Luas dan Fungsional

    Salah satu nilai jual utama Taruna adalah kabin lapangnya. Varian FGX dan CL memiliki tiga baris kursi dengan kapasitas hingga 7 penumpang. Selain itu, bagasinya lega, cocok untuk membawa perlengkapan keluarga atau barang belanjaan.

  3. Mampu Menaklukkan Medan Off-Road Ringan

    Dengan ground clearance tinggi dan sistem suspensi depan independent strut, Taruna cukup andal melibas jalanan tidak rata. Suspensi belakangnya menggunakan per daun yang kokoh, menjadikannya SUV yang tetap nyaman sekaligus tangguh.

  4. Mesin Tangguh dan Mudah Dirawat

    Taruna menggunakan mesin 1.5L hingga 1.6L, terkenal bandel dan mudah diservis. Suku cadangnya masih banyak tersedia dengan harga murah. Perawatannya pun sederhana, sehingga biaya operasional mobil ini tergolong ekonomis dibanding SUV sekelasnya.

Kekurangan Mobil Taruna Bekas

  1. Stabilitas Kurang Saat Kecepatan Tinggi

    Salah satu kekurangan Taruna adalah stabilitasnya yang kurang optimal ketika melaju di atas 100 km/jam. Ground clearance tinggi dan suspensi lembut membuatnya sedikit limbung saat menikung tajam.

  2. Pedal Kopling Terasa Berat

    Untuk Anda yang sering berkendara di dalam kota, pedal kopling Taruna bisa terasa berat. Khususnya di lalu lintas macet, kaki kiri bisa cepat pegal. Perlu pengecekan rutin pada kampas kopling agar tetap nyaman digunakan.

  3. Kabin Kurang Senyap

    Kualitas peredam suara pada Taruna masih sederhana. Suara mesin dan deru angin dari luar cukup terdengar jelas, terutama saat kecepatan tinggi. Namun hal ini bisa diatasi dengan menambah lapisan peredam tambahan di pintu dan lantai mobil.

  4. Konsumsi Bahan Bakar Cukup Boros

    Untuk varian mesin karburator, konsumsi BBM Taruna berkisar 7 km/liter di kota dan 10 km/liter di luar kota. Meski tenaganya memadai untuk perjalanan jauh, efisiensi bahan bakarnya memang tidak sebaik mobil keluaran baru.

  5. Interior Kuno

    Masuk ke dalam kabin Taruna, Anda akan menemukan desain dashboard yang sederhana tanpa banyak fitur modern. Panel instrumen masih analog, namun tetap mudah dibaca. Bagi Anda yang mengutamakan fitur digital dan tampilan futuristik, hal ini bisa menjadi pertimbangan.

  6. Suspensi Perlu Perawatan Ekstra

    Jika unit yang Anda beli sebelumnya sering melewati jalan rusak, suspensi Taruna bisa cepat aus. Komponen seperti bushing dan ball joint perlu sering dicek agar tidak menimbulkan bunyi atau gejala tidak stabil saat dikemudikan.

  7. Jok Belakang Kadang Berisik

    Pada beberapa varian F-Series, jok baris kedua kadang menimbulkan bunyi “kretek-kretek” ketika mobil melaju. Solusinya mudah: tambahkan peredam atau bantalan karet agar suara tersebut tidak mengganggu kenyamanan.

Varian Daihatsu Taruna yang Beredar di Pasaran

  • C-Series (1999)

    Menggunakan mesin 1.5–1.6L dengan varian CL, CX, dan CSX. Model ini merupakan versi short wheelbase dengan fitur sederhana.

  • F-Series

    Versi long wheelbase dengan kapasitas 7 penumpang. Varian FGX dan FGZ punya fitur lebih lengkap seperti AC double blower dan body kit sporty.

  • OXXY Series (2006)

    Generasi terakhir Taruna, sudah menggunakan mesin full injection 1.5L, velg 16 inci, dan desain modern dengan fitur seperti rear stop lamp.

Harga Mobil Taruna Bekas Terbaru 2025

Harga Daihatsu Taruna bekas di pasar Indonesia cukup bervariasi tergantung kondisi dan tahun produksinya:

  • Taruna 2000–2003: Rp37 juta – Rp60 juta
  • Taruna 2004–2005: Rp65 juta – Rp85 juta
  • Taruna OXXY 2006 (kondisi mulus): Rp90 juta – Rp110 juta

Harga bisa berbeda tergantung lokasi, kondisi mesin, dan kelengkapan surat-surat.

Mobil Taruna bekas masih sangat layak dimiliki di tahun 2025, terutama bagi Anda yang mencari SUV tangguh dengan harga bersahabat. Mesinnya bandel, kabinnya luas, dan perawatannya mudah. Namun, pastikan Anda memeriksa kondisi suspensi, peredam, serta dokumen kendaraan agar tidak menyesal setelah membeli.