Banjir di Area Parkir Apartemen Kemang Jakarta Selatan Mulai Surut

Banjir yang melanda area parkir sebuah apartemen di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, akhirnya mulai surut pada Jumat (31/10/2025). Warga sekitar menyebutkan bahwa air mulai menghilang sekitar pukul 00.30 WIB setelah tergenang sejak Kamis (30/10/2025) pukul 15.40 WIB.

Pantauan di lokasi pada pagi hari menunjukkan bahwa masih banyak sepeda motor yang terparkir di area tersebut. Jalanan di sekitar parkiran tampak licin akibat lumpur sisa banjir yang menempel dan sampah yang terbawa oleh air.

Pukul 07.00 WIB, tim pembersih mulai tiba dengan peralatan mereka untuk membersihkan area yang terkena dampak banjir. Saat ini, area parkir masih ditutup sementara dan pengendara sepeda motor belum diperbolehkan masuk.

“Sekarang masih ditutup dulu untuk perbaikan,” ujar Damar, satpam apartemen tersebut.

Damar menjelaskan bahwa banjir ini terjadi kembali setelah sebelumnya melanda pada 2021. Penyebabnya sama, yaitu tanggul yang jebol. “Ini sebenarnya karena tanggulnya yang jebol. Jadi air Kali Krukut itu meluap ke sini. Kalau bukan karena tanggulnya jebol juga aman di sini,” jelas Damar.

Menurut Damar, hingga saat ini belum ada pemilik sepeda motor yang datang untuk mengambil kendaraannya. “Mungkin siang. Soalnya kalau ditinggalin begini biasanya orangnya lagi di luar kota,” tutur Damar.

Sebelumnya, diberitakan bahwa area parkiran apartemen di Kemang terendam banjir saat hujan deras terjadi pada malam Kamis (30/10/2025). Sepeda motor yang terparkir di dalamnya terendam hingga setengah badan.

“Iya, betul kendaraan ikut (terendam),” kata Camat Mampang, Jazuri, dikonfirmasi pada Kamis.

Selain area parkiran, beberapa jalan utama seperti Jalan Kemang Raya dan Jalan Taman Kemang juga terendam banjir. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas di wilayah tersebut lumpuh selama beberapa jam.

Dampak Banjir Terhadap Wilayah Sekitar

Banjir yang terjadi di area parkir apartemen tidak hanya memengaruhi kendaraan yang terparkir, tetapi juga berdampak pada lingkungan sekitar. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat air yang tersisa. Sampah-sampah yang terbawa air juga menjadi masalah baru bagi warga setempat.

Beberapa warga mengatakan bahwa mereka khawatir akan terjadinya banjir kembali di masa mendatang, terutama jika musim hujan masih berlangsung. Mereka berharap pihak berwenang dapat melakukan perbaikan permanen pada tanggul agar tidak terjadi lagi kejadian serupa.

Upaya Pemulihan dan Perbaikan

Tim pembersih yang tiba di lokasi banjir bekerja keras untuk membersihkan area yang terkena dampak. Mereka menggunakan alat-alat berat serta peralatan pembersih untuk mengangkat lumpur dan sampah yang berserakan. Proses pembersihan ini memakan waktu cukup lama karena luasnya area yang terkena banjir.

Selain itu, pihak apartemen juga sedang menyiapkan langkah-langkah perbaikan jangka panjang. Termasuk dalam rencana tersebut adalah penguatan tanggul dan peningkatan sistem drainase agar tidak terjadi banjir lagi di masa depan.

Kesadaran Masyarakat

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan juga meningkat pasca-banjir. Banyak warga yang menyampaikan kekecewaan mereka terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Mereka berharap pemerintah dapat lebih proaktif dalam mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di kawasan perkotaan.