oleh

Untuk Gelar Pilkada 2024, KPUD Belu Butuh Uang 24,5 Milyar

Belu. RajawaliNews.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Kabupaten Belu menyerahkan RKB (Rencana Kerja dan Anggaran Belanja) untuk Pilkada serentak 2024.

RKB tersebut diserahkan langsung oleh Mikhael Nahak dan diterima langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Belu, Cyprianus Temu disaksikan sejumlah Anggota DPRD Belu dan Komisioner KPUD Belu di ruang Ketua DPRD Belu.

Dalam RKB tersebut, KPUD Belu menganggarkan uang senilai Rp.24.581.700.000 untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu (Pilkada) pada tahun 2024 mendatang.

Komisioner KPUD Kabupaten Belu bidang Keuangan Umum dan Logistik, Joni Neolaka, saat mendampingi Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak ke DPRD Belu, Senin, 15/11/2021 mengatakan bahwa Anggaran Rp.24 milyar lebih itu nantinya akan dipergunakan untuk belanja honorarium serta kebutuhan barang dan jasa.

Kebutuhan anggaran puluhan milyar itu tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKB) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2024 yang telah diusulkan ke DPRD Belu.

“Anggaran yang diusulkan dalam RKB sebesar Rp. 24.581.700.000. Anggaran itu untuk belanja honorarium senilai Rp.10 milyar lebih serta kebutuhan barang dan jasa senilai Rp.13 milyar lebih,” kata Joni

KPUD Belu, Tambah Joni menyerahkan usulan RKB untuk bisa dibahas dan dianggarkan setiap tahun sehingga nantinya tidak membebani APBD murni di tahun 2024.

“Hari ini yang sudah kita susun kita serahkan sehingga dalam pembahasan anggaran untuk APBD tahun 2022 ini bisa jadi perhatian dari Pemerintah daerah maupun Dewan,” ujarnya.

“Kita menyerahkan sambil mengharapkan setidaknya mendapat perhatian dari Pemerintah Belu maupun dari DPRD sendiri. Karena bagaimanapun biaya Pilkada nanti cukup besar,” Ujar Joni Neolaka.

Terkait Pilkada kata Joni, pihaknya tengah melakukan persiapan dan telah berkoordinasi dengan Pemda soal wilayah administrasi, apakah ada pemekaran atau tidak akan direspon Pemda pada tahun 2022 nanti.

Namun demikian pihak KPUD berasumsi TPS bahwa 2024 nanti TPS akan bertambah dengan ada pemekaran Desa nanti di tahun 2022. (Espirito)

Komentar