oleh

Miris!! Pinggir Ruas Jalan Negara “Atambua-Atapupu-Timor Leste” Penuh Sampah, Bendungan Rotiklot “Terancam”

ATAMBUA. RajawaliNews.id– Beberapa titik ruas Jalan Raya penghubung Kota Atambua-Atapupu-Timor Leste yang berstatus sebagai Jalan Negara kini berubah menjadi tempat pembuangan sampah yang mana sampah tersebut berasal dari limbah rumah tangga

Pantauan media ini Jumat, 5/02/2021, terdapat beberapa titik tumpukan sampah yang dibuang tersebar oleh orang tak dikenal tepat dipinggiran tebing jalan raya persisnya diujung perkampungan penduduk yang berjarak hanya beberapa kilometer dari terminal sesekoe kelurahan umanen kecamatan Atambua barat.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengucapkan kekesalan atas sikap tidak terpuji dari oknum-oknum yang membuang sampah secara sembarang tersebut

“Saya sangat sesalkan tindakan oknum yang sangat tidak terpuji ini. Ini jalan negara  yang tiap hari orang lalu lalang baik yang mau rekreasi ke laut, ke Patung Bunda Maria maupun ke Negara tetangga. Harusnya kita jaga bersama agar tidak memberi kesan negatif kepada orang lain tentang Kabupaten kita ini”. Tandasnya

Dirinya juga menambahkan bahwa sampah sampah itu dibuang tepat persis dipinggir tebing jalan raya yang dibawah adalah kali mati dan adalah hulu dari bendungan Rotiklot yang airnya akan bermuara ke bendungan rotiklot

“Coba lihat ini sampah dibuang disini, nah waktu hujan begini air bawa sampah ini masuk kali sana itu kemudian terbawah sampai kedalam bendungan kemudian menumpuk semua didalam bendungan. Saya heran apakah hal ini tidak pernah terpikirkan oleh oknum yang membuang sampah tersebut, dimana nurani mereka”. Katanya dengan wajah penuh kecewa

Terpantau, tumpukan sampah-sampah tersebut kebanyakan berupa sampah plastik yang susah terurai ada juga popok bayi, pembalut dan aneka sampah rumah tangga lainnya.

Sementara sampai berita ini diturunkan,  media RajawaliNews belum berhasil mengkonfirmasikan hal dimaksud kepada dinas terkait yang mengatur  pengelolahan limbah atau sampah kota Atambua dan sekitarnya. (R-Timor)

Komentar