oleh

Menolak Rencana Pemda Belu Utang 200 Milyar ke Bank, Begini Alasan DPRD Belu

Atambua. RajawaliNews.id – DPRD Belu sepakat menolak rencana pemda Belu utang atau pinjam ke Bank NTT sebesar 200 Milyar, hal ini diputuskan setelah pembahasan bersama kedua lembaga tersebut, kamis 11/11/2021.

Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr ketika dikonfirmasi awak media  mengatakan, pihaknya menolak rencana pinjaman daerah oleh Pemda Belu setelah  twrjadi kesepakatan bersama dalam rapat Pimpinan, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang merupakan fraksi, badan dan komisi-komisi DPRD Belu.

“Iya, jadi keinginan Pemda Belu untuk melakukan pinjaman daerah sebanyak Rp.200 milyar itu setelah rapat pimpinan, AKD dan fraksi-fraksi kita sepakat untuk tidak menyetujui (menolak),” ungkap Ketua DPRD Belu.

Menurut Manek, pihaknya menolak rencana pinjaman daerah tersebut karena mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

“Bukan menolak tapi karena pertimbangannya melihat atau sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Selanjutnya politisi Partai Demokrat itu meminta Pemerintah segera menarik KUA-PPAS Penyesuaian Tahun Anggaran 2022 dan diharapkan pemerintah untuk segera menyerahkan RAPBD Tahun Anggaran 2022 dan dokumen-dokumen pendukung dalam pelaksanaan sidang DPRD Belu Tahun 2021.

“Karena keinginan pemerintah untuk pinjaman daerah sebesar Rp.200 milyar itu tidak terealisasi, maka kita menggunakan kembali KUA-PPAS lama yang sudah disepakat pada Agustus lalu itu yang menjadi acuan kita dalam pembahasan RAPBD tahun 2022 di sidang tanggal 12 November 2021 (esok),” Tutup Manek junior

Penulis : Enzo Esperito Santo

Komentar