oleh

Hingga Detik ini Sudah 7 Orang Warga Belu Dimakamkan Akibat Terpapar Covid 19

Atambua, RajawaliNews.id. Kasus Pasien Covid yang meninggal di Belu bertambah lagi hari ini (20/01) di RSUD Atambua. Dengan satu kasus kematian ini maka tercatat sudah 7 orang pasien dinyatakan meninggal akibat virus Covid-19.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Kritoforus M. Loe Mau, (20/1) siang ini.
“Benar, ada satu pasien covid yang meninggal tadi pagi lagi ,” ungkap Melly Loe.

Melly yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu ini mengatakan pasien meninggal tersebut selama ini mendapat perawatan di ruang Isolasi RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD, Atambua. Sayang dirinya belum mendapat informasi identitas korban Covid itu.

Dengan bertambah satu pasien meninggal ujarnya, maka telah ada tujuh orang yang meninggal dunia. “Sudah tujuh orang yang meninggal dunia karena virus corona. Ini patut diwaspadai,” Tandas Mellly.

Secara terpisah, Koordinator Bidang Penanganan Jenazah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Vincent K. Laka ketika di konfirmasi juga membenarkan perihal tersebut. Saat ini, dirinya bersama divisinya sedang berada di Lokasi Pekuburan Masmae, Desa Tukuneno, untuk mempersiapkan liang lahat bagi Jenazah. Nampak sejumlah petugas pemakaman selain menyiapkan kuburan juga bersiaga menunggu jenazah diantar dengan memakai APD sesuai protokol Covid pemakaman Jenazah pasien Covid.

Dibagian akhir, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Satgas Covid setiap hari terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah Zona Merah agar melaporkan diri ke Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu atau melalui Call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. (YP)

Komentar