oleh

Dengan KTP Warga Belu Berobat Gratis, Dami Ehak: Bukti Pemimpin Belu Bukan Pemimpin Kaleng-Kaleng

Atambua. RajawaliNews.id – Hari ini Senin 26/Juli/2021 Bupati Belu dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati, Aloysius Haleserens secara resmi mencanangkan program pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Belu dengan hanya menggunakan KTP.

Sesuai rencana, program ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2021. Warga Belu yang sakit akan  berobat secara gratis dengan membawa KTP ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan (Faskes) baik di Kabupaten Belu, di luar Kabupaten Belu bahkan seluruh Indonesia.

Kegiatan Pencanangan berobat gratis ditandai dengan bunyi sirene yang dilanjutkan dengan pelepasan merpati dan balon ke udara. Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis replika KTP kepada perwakilan warga dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Belu oleh Bupati dan Wakil Bupati Belu.

Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Haliwen, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak itu turut dihadiri pula oleh Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, Pimpinan dan Anggota DPRD Belu, Kepala BPJS, Pimpinan Forkopimda Plus, Pimpinan OPD, Tokoh Masyarakat, Kepala Puskesmas, Lurah, Kepala Desa dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Belu, dr. Agus Taolin berpesan agar KTP dijaga secara baik-baik, Khusus untuk warga belum memiliki KTP, Bupati juga berpesan agar jangan khawatir. Pasalnya, yang belum punya KTP atau belum berusia 18 tahun, bisa membawa kartu keluarga karena ada nomor induk kependudukan (NIK) pada kartu keluarga, atau cukup membawa dan menunjukan surat kenal lahir.

“Pegang baik-baik KTP. Kalau belum ada KTP, bawa kartu keluarga bagi yang belum ada KTP karena ada NIK di sana. Kalau belum ada, bisa bawa surat kenal lahir. Kalau belum ada semua, datang ke kantor Desa/Kelurahan, ke Dukcapil untuk terbitkan identitas,” ujarnya.

Bupati Taolin juga meminta warga Belu yang terdaftar sebagai peserta BPJS mandiri untuk tidak usah memikirkan tunggakan selama ini karena ketika berobat ke rumah sakit, yang diperlukan adalah KTP Belu dan tetap dilayani.

“Hari ini tidak usah ingat utang-utang BPJS. Seluruh utang biarkan dia tercatat di sana. Baik yang utang atau tidak utang, hari ini merdeka berobat pakai KTP,” ujarnya.

Damianus Ehak (48) seorang tokoh masyarakat, warga dusun Webua A, Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu kepada media ini mengaku puas dengan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Belu karena telah menjalankan janji politiknya pada pilkada 2020 lalu yang mana masyarakat Belu kini bisa berobat gratis hanya menggunakan KTP.

Ehak mengatakan bahwa Kebijakan berobat gratis dengan hanya menggunakan KTP ini adalah bukti Bupati dan Wakil Bupati Belu saat ini bukan pemimpin kaleng-kaleng.

“Saya pribadi bangga dan senang sekali karena dengan dilaksanakannya janji politik ini menunjukan bahwa Bapak Bupati Belu dan Wakil bukan tipe pemimpin yang hanya asal bicara tanpa pikir, mereka bukan pemimpin kaleng-kaleng, ini bukti pemimpin yang peduli dan satu kata dengan perbuatan, pemimpin yang peduli kami masyarakat kecil,”. Ungkap Ehak.

Masih menurut Dami Ehak, selain puas dan bangga dirinya juga menyampaikan terima kasih karena kebijakan ini akan sangat membantu masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS dan KIS, masyarakat tidak akan jual babi dan ayam lagi untuk berobat.

“Kebijakan pemerintah Belu saat ini bukan saja membuat bangga tetapi yang paling utama yakni masyarakat tidak akan jual babi atau ayam atau kambingnya untuk berobat, kalau sakit cukup bawa KTP dan pulang bawa Sehat,” tutupnya.(Rio)

Komentar