oleh

Calon Bupati Terpilih Sabu Raijua Terancam Kehilangan Status WNI, Yasona Laoly : Indonesia Tidak Kenal Status Dwi Warga Negara

JAKARTA. RajawaliNews.id – Masyarakat Indonesia belakangan ini dihebohkan dengan kasus Bupati Sabu Raijua terpilih yang memiliki status dwi kewarganegaraan yakni Warga Negara Indonesia sekaligus Warga Negara Amerika Serikat.

Informasi seputar status kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih ini menjadi semakin viral manakala Bawaslu Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur menyatakan menerima konfirmasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat bahwa calon bupati terpilih Orient P Riwu Kore masih berstatus warga Amerika Serikat (AS).

Menanggapi hal ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akhirnya buka suara. Menurut Laoly, Pemerintah akan menerbitkan surat keputusan (SK) kehilangan kewarganegaraan Orient Riwu Kore.

“Secara formal, kita akan mengeluarkan SK kehilangan kewarganegaraan kepada yang bersangkutan,” kata Yasonna seperti dikutip dari Tempo, Senin, 8 Februari 2021.

Yasonna mengatakan, menurut UU Kewarganegaraan, Indonesia tidak mengenal dwi kewarganegaraan. Dengan Orient menjadi warga negara AS, kata Yasonna, dia telah kehilangan statusnya sebagai warga negara Indonesia.

Untuk memproses SK Kehilangan Kewarganegaraan, Yasonna menjelaskan bahwa biasanya perwakilan kedutaan besar atau konsulat jenderal menyampaikan pada Kemenkumhan bahwa ada WNI yang menjadi warga negara asing di negara tersebut. “Kita proses pencabutan kewarganegaraannya,” kata Yasona seperti dikutip dari Tempo.com

Sementara itu, dari database kependudukan Kementerian Dalam Negeri, Orient masih tercatat sebagai WNI. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa Orient Riwu Kore pernah memiliki paspor Amerika tanpa melepaskan status kewarganegaraan Indonesia.
(Tempo/R-Timor)

Komentar