oleh

Bupati Belu Polisikan Pegiat Medsos Facebook, Jonas Beremau : “Jangan Kentut Sembarang”

Atambua. Rajawalinews.id – Pengamat dan praktisi politik Belu Jonas Beremau angkat bicara terkait langkah Bupati Belu yang memerintahkan Kabag hukum pemda Belu melaporkan sejumlah akun facebook ke polres Belu kamis 23/09/2021 yang lalu.

Kepada Media Rajawalinews.id, Sabtu 25/09/2021 Jonas menyatakan bahwa upaya yg di lakukan oleh Kabag Hukum Pemkab Belu- cq Bupati Belu adalah sebuah upaya pencegahan dan penindakan yang tepat.

Tentang upaya yang di lakukan oleh Kabag Hukum Pemkab Belu – cq Bupati Belu adalah sebuah upaya pencegahan dan penindakan yang tepat, karena tugas utama Pemerintah atau Pemimpin daerah adalah menciptakan kondusifitas di tengah masyarakat, mencerdaskan kehidupan bangsa dalam artian kebebasan berpendapat di batasi oleh hak orang lain yg patut di hormati. Kami mendukung sepenuhnya Pemkab Belu dalam menjaga dan mengawasi proses berdemokrasi masyarakat Belu, menjaga dan mengawasi keabadian warisan tradisi leluhur Belu, yakni: Hakneter no Haktaek malu”, Kata Jonas.

Menanggapi pendapat sebagian masyarakat di media sosial facebook yang menganggap bahwa keputusan Bupati melaporkan akun facebook tidak tepat karena Bupati itu Jabatan Publik, jonas mengatakan bahwa beberapa pegiat gakum kita lebih memilih menjadi artis dunia maya daripada meningkatkan kualitas profesional mereka di ruang persidangan.

“Ada fenomena di Belu bahwa beberapa orang coba melakukan pengadilan publik pra penyelidikan, penyidikan, sidang oleh pihak berwenang. Hal ini mungkin di lakukan untuk mendapat dukungan opini publik guna memperkuat argumentasi hukum saat persidangan. Ini sah- sah saja sebagai sebuah model pendekatan pembelaan hukum  dgn memanfaatkan kemajuan teknologi informasi”, Bilang Manjo panggilan akrabnya.

Masih menurut Jonas, jika law enforcement dilakukan dengan pendekatan ala infoteinment maka supremasi hukum bisa berbelok arah sesuai “tekanan publik berdasarkan asumsi” bukan lagi berdasarkan pada alat bukti.

Pada bagian akhir Jonas Beremau mengatakan bahwa suka atau tidak suka seluruh elemen masyarakat Belu harus mendukung seluruh upaya dan kebijakan  Bupati dan wakil bupati Belu saat ini untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Belu tanpa terkecuali. Pemda Belu akan tetap fokus bekerja sesuai visi dan misi.

Jonas juga mengharapkan Pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Belu dapat bergerak cekatan dan profesional dalam memproses laporan tersebut sebagai upaya bersama menjaga ketertiban dan kondusifitas daerah.
Ini menyangkut trust public atas setiap pengaduan masalah yang prosedural.

“Kita harap Polres Belu bergerak cekatan dan profesional dalam proses ini sebagai upaya menjaga kamtibmas  dan trust public. Kritik dalam era demokrasi itu wajib hukumnya tapi harus solutif, berbudaya dan mengedukasi jangan “kentut sembarang” alias asal bunyi”, Tutup JBM.
(R)

Komentar