oleh

BELU BERDUKA!! Satu Pasutri dan 15 Orang Warga Belu  Sudah Dimakamkan Akibat Terpapar Covid 19

BELU, RajawaliNews.id– Covid-19 terus merenggut nyawa orang yang terpapar. dalam pekan ini, terdapat lima pasien yang dirawat di ICU Covid-19 RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua, maupun maupun isolasi mandiri meninggal.

Paling sedih dan memiluhkan hati pasangan pasutri yang meninggal hanya berselang tiga hari akibat viris ganas tersebut. Adalah ED dan LL yang merupakan pasutri itu.

Untuk diketahui, ED baru 3 hari lalu tepat Selasa (9/2/2021) meninggal dunia. Hanya akan datang, LL isrinya ED ikut berpulang di ruang isolasi Covid-19 RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Jumat (12/2/2021) malam.

Meninggalnya pasutri secara berturut-turut mendapat ucapan belasungkawa yang begitu dalam dari netizen medsos. Terlebih habis-habisan menyanyikan bersama sekelompok video pendek yang dipertunjukkan.

Kemesraan dan cinta ED dan LL yang penuh cinta, akhirnya sirna direnggut virus corona dan dimakamkan di TPU Masmae, Tasbar.

Tidak saja LL yang meninggal Jumat (11/2/2021), ada juga SM warga Tenubot, yang tutup usia hari yang sama. SM juga dimakamkan di TPU Masmae.

Jubir Satgas Covid-19 Belu, Christoforus M. Loe Mau yang akrabnya disapa Melly membenarkan dua pasien ICU Covid-19 meninggal dunia.
”Benar, ada dua orang yang meninggal, yakni LL dan SM,” Kata Melly Loe Mau.

Kedua jenazah, telah dimakamkan di Masmae, oleh Bidang Penguburan Satgas Covid-19 Belu.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun jika air mengalir / menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.

Diinformasikan, bertambahnya dua pasien Covid yang meninggal ini, maka total orang meninggal sebanyak 17 pasien. (/R-Timor) 

Komentar