Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya
Polrestabes Surabaya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan malam Tahun Baru 2026. Dalam rangka ini, ratusan personel polisi dikerahkan untuk mengamankan wilayah kota Surabaya.
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, saat melakukan Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Kegiatan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Mapolrestabes Surabaya pada hari Rabu (31/12). Dalam apel tersebut, ia menyampaikan pentingnya persiapan akhir sebelum pelaksanaan pengamanan di berbagai titik strategis.
“Apel ini sekaligus untuk mengecek kesiapan akhir kita, sebelum nanti akan kita gelar beberapa titik, beberapa ruas yang akan mengantisipasi lonjakan (mobilitas masyarakat) pada malam hari ini,” ujar Kombes Pol Luthfie.
Titik Penyekatan di 12 Lokasi Strategis
Sebagai bagian dari upaya pencegahan kepadatan lalu lintas dan mobilitas masyarakat, Polrestabes Surabaya memberlakukan penyekatan di 12 titik perbatasan saat malam pergantian tahun. Penyekatan ini dimulai sejak pukul 17.00 WIB dan dilakukan untuk membatasi aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Beberapa titik penyekatan yang ditetapkan antara lain:
- Bundaran Waru Depan Cito
- Brebek Industri
- Eks Giant Pondok Candra
- Merr – Gunung Anyar
- Jembatan Baru Karang Pilang
- Lakarsantri menganti
- Romokalisari
- Menganti – Benowo
- Simpang Tiga Indra Pura- Rajawali
- Rajawali – JMP
- Simpang Empat Dupak Demak
- Simpang Empat Kedung Cowek – Kenjeran
Fokus pada Penertiban Konvoi Anak Muda dan Knalpot Brong
Selain penyekatan, petugas juga diberi tugas untuk melakukan penertiban terhadap konvoi anak muda dan pengguna knalpot brong yang sering menjadi sumber keributan. Kombes Pol Luthfie menegaskan bahwa petugas di setiap titik harus segera mengamankan situasi yang bisa berpotensi menimbulkan kekacauan.
“Untuk petugas yang sudah di plot di beberapa titik, silakan dilakukan kegiatan-kegiatan penertiban, terutama pada anak-anak muda yang konvoi, menggunakan knalpot-knalpot brong, silakan diamankan,” tegasnya.
Ajakan untuk Merayakan dengan Sederhana
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk merayakan momen pergantian tahun baru secara sederhana. Ia menekankan agar tidak terjadi hura-hura seperti pesta kembang api yang bisa berdampak negatif.
“Meskipun Surabaya dalam kondisi baik-baik saja, tetapi saudara-saudara kita di Sumatera masih dalam kondisi bencana. Sehingga kami berharap masyarakat bisa menahan diri untuk tidak hura-hura,” ucapnya.
Harapan untuk Tahun 2026 yang Lebih Baik
Kombes Pol Luthfie berharap Tahun Baru 2026 dapat menjadi awal yang baik bagi masyarakat Surabaya. Ia berharap tidak ada peristiwa yang mengancam keamanan dan kenyamanan warga serta menjaga kondusivitas kota.
“Semoga tahun 2026 menjadi tahun yang baik, sepanjang tahun itu akan juga berlangsung dengan baik, aman dan kondusif. Mari kita lewati momen pergantian tahun dengan kegiatan berdoa dan mawas diri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan